"Dalam tiga bulan ke depan penyaluran Raskin setiap bulannya dilakukan untuk dua alokasi, total tambahan Raskin di Jabar 78 ribu ton untuk tiga bulan penyaluran kompensasi BBM itu," kata Kepala Bulog Divre Jabar Usep Karyana di Bandung, Rabu.
Usep menyebutkan, penyaluran Raskin di Jawa Barat diperuntukan bagi 2,6 rumah tangga sasaran (RTS) dengan alokasi masing-masing per bulan sebanyak 39 ribu ton.
Dengan adanya penugasan dari pemerintah untuk menyalurkan tiga alokasi Raskin sebagai kompensasi kenaikan BBM yang digulirkan Juni, Juli, Agustus hingga September 2013.
Menurut Usep penyaluran itu dilakukan secara ganda, artinya setiap bulan pada Juni, Juli, Agustus dan September setiap keluarga miskin mendapat dua alokasi Raskin.
"Selama tiga bulan itu setiap RTS akan menerima dua alokasi Raskin," katanya.
Selain itu, Bulog Jabar juga siap mendukung program Operasi Pasar kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) yang digulirkan oleh Pemprov Jabar dimana Bulog mendapat penugasan untuk memasok beras.
"Koordinasi dilakukan dengan Pemprov Jabar untuk persiapan OP, berbeda dengan Raskin, untuk OP Bulog memasok beras premium, dimana Pemprov Jabar mensubsidi sebagian dari harga beras itu," kata Usep.
Pemprov Jabar mengucurkan anggaran senilai Rp10 miliar untuk operasi pasar Kepokmas tersebut, yang akan digulirkan pada Bulan Ramadhan ini. Selain beras, pada OP itu juga tiga kebutuhan pokok lainnya yakni gula pasir, minyak goreng dan telur ayam.
"Bulog hanya melakukan pengadaan berasnya, sedangkan tiga lainnya oleh pihak lain," kata Kepala Bulog Divre Jabar itu menambahkan.***3***
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.