"Saya juga kaget ketika tahu pemberitaan Gedung Majestic jadi tempat karaoke dangdut hari ini," kata Direktur Umum Ade Dikdik Isnandar, di Gedung Sate Bandung, Rabu.
Dikdik menuturkan secara pribadi dirinya sangat tidak setuju apabila bangunan heritage tersebut diubah menjadi tempat hiburan malam berupa karaoke dangdut.
"Tidak setuju, karena itu tidak sesuai dengan konsep awal bisnisnya, karena awalnya itu sebagai konsep hall, function hall dan tempat pertunjukkan seni budaya," kata dia.
Setelah mengetahui pemberitaan tentang alih fungsi gedung yang dulunya merupakan bioskop pertama di Indonesia, kata dia, pihaknya langsung mengecek kepada jajaran tentang perjanjian proposal dengan PT Aksara Sentra Komunika.
Ia menuturkan, dalam pengelolaan Gedung New Majestic pihaknya bekerja sama dengan PT Aksara Sentra Komunika.
"Makanya saya tanya ke teman-teman apakah ada perbedaan bisnis di propsosal yang lama. Karena di proposal awal akan itu dijadikan sebagai New Majestic sebagai tempat exhebition, konsep hall dan funtion hall," katanya.
Dikatakannya, untuk memastikan apakah ada perubahan konsep bisnis yang diusung oleh PT Aksara Sentra Komunika dalam mengelola Gedung New Majestic maka pihaknya akan mengirimkan surat klarifikasi.
"Hari ini dan secepatnya kita mengirimkan surat klarifikasi ke PT Aksara. Surat klarifikasi berisi apakah betul ada perubahan konsep bisnis mice. Karena hiburan malam sama hiburan di waktu malam kan beda," katanya.
Ia menjelaskan, dalam proposal lama antara pihaknya dengan PT Aksara Sentara Komunika tidak ada perjanjian akan mengubah konsep bisnis dari gedung tersebut menjadi tempat hiburan malam.
"Jadi hiburan malam itu tidak ada di proposal, Yang ada itu kan konsep mice (meeting, conference and exhebition) kalau pertunjukan musik dan kesenian kan memang diperbolehkan," katanya.
Pihaknya juga membenarkan telah dipanggil oleh Gubernur Jawa Barat terkait alih fungsi dari Gedung New Majestic yang terletak di Jalan Braga Pendek Kota Bandung.
"Ya tadi, setelah acara pelantikan sekda baru Pak Gubernur memanggil saya untuk mengetahui hal ini," kata Dikdik.***4***
Ajat S
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.