Antarajawabarat.com,21/3 - Pelatda desentralisasi atlet Jawa Barat untuk PON 2016 Jawa Barat akan digulirkan mulai 1 April 2013, sedangkan 11 cabang olahraga unggulan langsung menggelar Pelatda sentralisasi.

"Seluruh cabang olahraga menggelar Pelatda mulai 1 April 2013. dilakukan secara desentralisasi di KONI maupun cabang olahraga masing-masing," kata Sekretaris KONI Jawa Barat Lili Rolina di Bandung, Kamis.

Sedangkan sebelas cabang olahraga yang ditangani oleh pelatih asal Korea langsung menggelar sentralisasi yang digelar di Kota Bandung.

Lili menyebutkan, dengan digulirkannya Pelatda mulai 1 April mendatang, maka cabang olahraga di Jawa Barat diberi waktu hingga akhir Maret 2013 untuk menyampaikan atlet Pelatda masing-masing untuk diverifikasi.

"Hingga akhir Maret, KONI Jabar melakukan verifikasi atlet Pelatda hasil seleksi di tingkat cabang olahraga masing-masing. Totalnya 43 cabang olahraga dengan jumlah atlet 800 orang," kata Lili.

Pelatda tersebut diberlakukan bagi cabang olahraga perorangan, sedangkan untuk cabang olahraga beregu akan ditetapkan kemudian, yang biasanya dilakukan setahun sebelum babak kualifikasi PON.

Awalnya, kata Lili, KONI Jabar akan menggelar Pelatda Sentralisasi langsung, namun sebagian besar atlet harus mempersiapkan diri untuk Porda 2014 membela daerah asal masing-masing.

Selain itu beberapa atlet nasional juga dipastikan harus mempersiapkan diri untuk tampil di ajang SEA Games dan beberapa kejuaraan tingkat internasional lainnya.

"Sentralisasi belum bisa dilakukan, sehingga Pelatda sementara dilakukan desentralisasi di daerah asal dan cabang masing-masing. Namun setelah Porda mereka langsung sentralisasi," kata Lili.

Ia menyebutkan, atlet yang masuk Pelatda desentralisasi saat ini, kata dia belum final. Dalam penetapan tim inti KONI Jabar akan memberlakukan sistem promosi dan degradasi di kalangan atlet.

Beberapa ajang yang menjadi ajang seleksi berjalan itu antara lain Kejurda, Kejurnas, Porda serta beberapa agenda kejuaraan resmi lainnya.

"Atlet yang dipanggil saat ini tidak final, mereka masih harus berkompetisi dengan atlet lainnya untuk bisa berlaga di PON," katanya.

Untuk memantau Pelatda desentralisasi, KONI Jawa Barat membentuk Tim Satgas Pelatda PON XIX yang diketuai oleh Ketua I Bidang Organisasi KONI Jabar Djumara Frassad.***4***

Syarif A


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026