Antarajawabarat.com,19/2 - Netty Prasetiyani Heryawan istri calon gubernur Jawa Barat petahana Ahmad Heryawan menggalangkan kampanye edukatif selama mendampingi suaminya yang sedang menjalani kampanye Pilgub Jabar 2013-2018.

Masa kampanye merupakan waktu terbaik dan legal bagi para kandidat cagub-cawagub untuk menarik massa, tetapi perlu dilakukan dengan kampanye edukatif dengan menanamkan nilai pembelajaran bagi masyarakat kata Netty Heryawan yang juga juru kampanye untuk pasangan nomor 4 dalam siaran persnya, Senin.

Pada masa ini, kata dia, kandidat berupaya menampilkan sisi positifnya dan ada juga yang melakukan cara tak terpuji, yaitu menjelek-jelekkan kompetitornya.

Netty menuturkan, kandidat tidak boleh melihat masyarakat hanya sebagai kantong suara, yang didekati hanya menjelang pemilihan umum (pemilu) dan semestinya kandidat menyelipkan pesan lain di luar pesan untuk memilih dirinya.

Pemilu bisa disebut budaya, karena terjadi rutin, minimal lima tahun sekali. Maka, rakyat harus diberi pembelajaran politik mengenai hak dan kewajiban mereka dalam memilih pemimpin, katanya.

Selain itu, Netty mengajak masyarakat untuk berpikiran terbuka,
dalam menyikapi upaya kampanye hitam (black campaign) atas pasangan nomor empat.

Dirinya malah mengimbau kepada masyarakat agar tidak menelan mentah-mentah selebaran atau isu negatif tentang Kang Aher-Deddy Mizwar.

Meski ada pihak yang melakukan black campaign pada Kang Aher, kami tidak terhasut untuk melakukan hal yang sama, karena hal itu hanya dilakukan orang-orang berpikiran sempit, kata Netty.

Tiap datang ke daerah, salah satu pesan yang selalu Netty sampaikan adalah urgensi ketahanan keluarga, tujuannya dia ingin masyarakat paham bahwa keberhasilan pembangunan berawal dari ketahanan keluarga.

***1***

Ajat S


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026