"Pelatihan di luar negeri untuk renang tetap di Australia, kami sedang merancang program untuk latihan mereka secara periodik agar mereka bisa mempertankanan catatan waktu dan performance-nya," kata Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Jawa Barat, Ucup Yusuf di Bandung, Selasa.
Menurut Ucup, untuk mempertahankan performance sebenarnya bisa dilakukan di dalam negeri dengan melibatkan pelatih-pelatih Jabar yang sudah memiliki pengalaman dan mengetahui karakter masing-masing atlet.
Namun latihan di Australia diperlukan untuk meningkatkan catatan waktu atlet, karena akan ditempa melalui uji tanding di sejumlah kejuaaan renang tingkat nasional maupun internasional di Australia.
"Saat ini ada beberapa atlet kita yang berlatih di luar negeri, baik bareng dengan kuliah maupun program Pelatnas, namun program latihan di luar negeri akan diteruskan KONI Jabar," kata Ucup yang juga pengajar di FPOK UPI Bandung itu.
Ia menyebutkan, beberapa atlet andalan seperti Raisa, Yessi dan Monalisa saat ini sudah masuk program latihan di luar negeri bersama Timnas Renang untuk persiapan SEA Games 2013.
"Nanti secara bergiliran mereka dikirim ke luar negeri. Atlet perlu mendapatkan pengalaman dan suasana kompetitif di kejuaraan berkualitas, dan Australia memiliki sejumlah kejuaraan yang berbobot," kata Ucup.
Sementara di kelompok putra, selain Glen Victor Susanto, Jabar memiliki sejumlah atlet muda potensial yakni Triadi dan Ricky Anggawijaya.
Dari sisi usia, para perenang itu dipastikan akan turun di ajang PON XIX/2016 yang akan digelar di Jawa Barat.
Pada PON XVIII/2012 tim renang Jawa Barat berhasil menyabet 22 medali emas dari total 30 medali emas yang diperebutkan di ajang itu.
"Semua atlet kita masih muda, dan diharapkan puncaknya di PON XIX/2016," kata Kabid Binpres KONI Jabar itu menambahkan.***4***
Syarif A
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.