ANTARAJAWABARAT.com,17/11 - Sejumlah perajin di daerah Pantura Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, optimistis pesanan mebel kayu dan rotan akan tetap diminati karena kebutuhan pasar masih menjanjikan.

"Pesanan mebel kayu dan rotan yakin akan bertahan bahkan permintaan pasar terus mengalami kenaikan, tapi butuh kreativitas tinggi dalam menyajikan desain yang diminati konsumen,"kata Sunoto ketua Asosiasi Mebel Rotan dan Kayu Indonesia di Cirebon, Sabtu.

Mebel merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat, kata Sunoto, selama mereka duduk di kursi dan makan di meja makan, tetap permintaan mebel terus tinggi.

Ia menjelaskan, kebutuhan tinggi harus diimbangi dengan produk yang diinginkan oleh mereka, supaya hasil karya perajin mebel mudah terjual, jangan sembarangan dalam menciptakan mebel tersebut.

Sementara itu Solihin salah seorang penguhasa rotan di Cirebon mengaku, perkembangan usaha mebel terus meningkat seiring dengan semakin tingginya kebutuhan pasar yang penting perajin mengikuti kehendak konsumen.

Butuh kreatif dalam menyajikan mebel untuk memenuhi kebutuhan pasar, baik ekspor juga pesanan lokal, permintaan berbagai jenis mebel cukup tinggi, sehingga perusahaan yang memiliki variasi desain menarik kebanjiran pesanan.

Perajin mebel di Cirebon, selama ini masih melirik pasar ekspor padahal pesanan untuk konsumen lokal cukup tinggi dan harganya menjanjikan, tapi desain harus sesuai kebutuhan pasar jangan memaksakan produksi.

Wahyudin, pembeli mebel rotan asal Jakarta mengaku, mebel rotan dan kayu hasil kerajinan masyarakat Pantura Cirebon kualitasnya baik, harga terjangkau selain itu desain cukup bervariasi mulai model tempo dulu, hingga kursi dan meja yang saat ini ramai dipasaran.***2***

Enjang S


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026