Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, melonjak 13,30 dolar AS atau 0,78 persen menjadi ditutup pada 1,722,60 dolar AS per ounce. Untuk minggu kontrak emas Desember merosot 1,6 persen, mencatat penurunan mingguan ketiga berturut-turut.
Emas berjangka terpangkas 16,90 dolar AS atau 0,98 persen menjadi 1.709,30 dolar AS pada Kamis (1/9/2022), setelah tergelincir 10,1 dolar AS atau 0,58 persen menjadi 1.726,20 dolar AS pada Rabu (31/8/2022), dan jatuh 13,4 dolar AS atau 0,77 persen menjadi 1.736,30 dolar AS pada Selasa (30/8/2022).
Rebound emas pada Jumat (2/9/2022) terjadi setelah Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan tingkat pengangguran yang sedikit lebih tinggi dari perkiraan untuk Agustus dalam laporan penggajian non-pertanian (non-farm payroll/NFP), meskipun mengutip lebih banyak pekerjaan baru untuk bulan tersebut daripada perkiraan para ekonom.
Laporan penggajian non-pertanian Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan Amerika Serikat menambahkan 315.000 pekerjaan baru pada Agustus, lebih tinggi dari ekspektasi pasar.
Pewarta: Apep SuhendarEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.