ANTARAJAWABARAT.com,8/10 - PT Bank Pembangunan Daerah Jabar Banten (Bank BJB) mencatat penjualan Obligasi Negara Ritel Indonesia seri ORI009 sebesar Rp169,2 miliar.

"Hingga batas akhir masa pemesanan pada Jumat (5/10), Bank BJB mencatat penjualan sebesar Rp169,2 miliar, atau lebih besar dari target yang ditetapkan sebesar Rp150 miliar," kata Pemimpin Divisi Treasury Bank BJB, Toto Susanto di Bandung, Minggu.

Menurut Toto, dalam penjualan ORI009, Bank BJB ditunjuk Kementerian Keuangan sebagai agen penjual surat berharga yang dikeluarkan oleh pemerintah itu. Penjualan ORI oleh Bank BJB kali ini merupakan penjualan terbesar dibanding seri-seri ORI sebelumnya.

Sebelumnya, Bank BJB bertindak sebagai sub agen di mana pada pemasaran ORI008 hanya mencatat penjualan Rp5 miliar. Pada tahun 2012, Bank BJB menjadi agen penjual ORI009.

"Sebagai sub agen kami sudah andil sejak pemasaran ORI004 hingga ORI008, baru tahun ini menjadi agen penjual bersama 21 lembaga keuangan lainya yang ditunjuk oleh pemerintah," kata Toto.

Ia menyebutkan, andil sebagai agen pemasaran ORI009 cukup strategis bagi perseroan karena mendapat kepercayaan sekaligus memberikan peluang untuk memperluas layanan kepada para nasabah.

"Sebaran penjualan ORI009 cukup merata di semua cabang, meski terbesar masih tercatat di wilayah Jakarta, Bandung dan Bumi Serpong Damai (BSD) BSD Tangerang. Beberapa cabang juga ikut dalam pemasaran tak hanya di Jawa juga di luar Jawa," katanya.

Ia mengakui sebagian peminat ORI009 membeli dengan 'fresh money' namun tidak sedikit yang memindahkan dari deposito. Menurut Toto perbandinganya tidak terlalu jauh.

"Peminat ORI cukup besar, sejak hari pertama hingga hari terakhir pemesanan, jumlah transaksi cukup signifikan. ORI menguntungkan dengan tingkat kupon 6,25 persen selama tiga tahun dan aman karena dijamin pemerintah melalui APBN," kata Toto.

***2***

Syarif A


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026