ANTARAJAWABARAT.com,5/10 - Para peternak sapi dan kambing di Jawa Barat dipastikan "panen" dengan menjual ternak mereka untuk memenuhi peningkatan permitnaan ternak untuk keperluan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1433H.

"Sebagian besar peternak Jabar menjual ternak mereka pada Hari Raya Idul Adha, sehingga saat ini mereka panen ," kata Kepala Dinas Perternakan Jawa Barat Koesmajadi TP di Bandung, Jumat.

Menurut Koemajadi, para peternak sapi di Jawa Barat sebagian besar memelihara sapi Jawa yang harganya biasa naik pada musim Hari Raya Idul Adha.

"Dibandingkan menjual ternak sapinya di musim Lebaran, kebanyakan mereka menjual untuk Idul Adha. Kecendrungannya di Jabar memang seperti itu," katanya.

Alasannya, kata dia pada saat Hari Raya Idul Fitri kebutuhannya adalah daging sehingga sebagian besar sapi yang disembelih adalah sapi dari "feedloter" atau perusahaan penggemukan atau yang langsung dari peternak di Jateng dan Jatim.

Sedangkan untuk Hari Raya Idul Adha atau Kurban kebutuhannya adalah sapi utuh yang cocok dengan karakter sapi yang dipelihara para peternak di Jawa Barat.

"Proses penjualan sapi di tingkat peternak sudah berlangsung beberapa minggu lalu, dan puncaknya seminggu menjelang Idul Adha," katanya.

Sentra peternakan sapi rakyat di Jabar adalah di kawasan Ciamis, Sumedang, Cianjur, Bandung dan Garut.

Sementara itu data Dinas Peternakan Jabar, ketersediaan sapi di Jawa Barat untuk keperluan Idul Adha sebanyak 46.538 ekor, angka itu lebih banyak dibandingkan jumlah sapi Idul Adha tahun lalu sebanyak 42.054 ekor.

Selain itu, jumlah kerbau yang disiapkan sebanyak 760 ekor. Namun berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya jarang yang memotong kerbau untuk kurban. Sedangkan jumlah domba yang tersedia di Jabar sebanyak 167.716 ekor dan kambing 56.146 ekor.

"Jumlah kebutuhan hewan kurban untuk Idul Adha tahun ini diprediksi akan meningkat, baik sapi, domba maupun kambing," kata Kepala Dinas Peternakan Jabar itu menambahkan.***2***
Syarif A


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026