ANTARAJAWABARAT.com, 12/8 - Jalur lingkar Gentong sepanjang 1,5 kilometer di Ciawi Kabupaten Tasikmalaya dilengkapi dengan penerangan jalan umum bertenaga panel surya.

"Pemasangan penerangan jalan sudah dilakukan, hari ini bisa tuntas," kata salah seorang pekerja di lingkat Gentong, Minggu.

PJU di lingkar gentong ditempatkan di sejumlah titik lokasi di sepanjang jalur pemecah kemacetan di kawasan jalur tanjakan Gentong itu. Sabtu malam sudah diuji cobakan untuk selanjutnya siap dioperasikan.

Dengan dipasangnya PJU di jalur itu, maka jalur jalan raya yang tuntas pengaspalannya pada Sabtu kemarin itu tidak lagi gelap pada malam hari sekaligus memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengendara yang akan melintas di jalan yang dijadwalkan tuntas pada November 2012 itu.

"Jalan sudah bisa dipergunakan dan sudah layak dilintasi, pengaspalannya sudah selesai. Namun pengendara diminta hati-hati," kata salah Bripka Darsono, dari Polres Tasikmalaya.

Sementara itu suasana arus mudik sudah mulai terlihat pada Minggu pagi. Kendaraan umum yang melaju dari arah Jakarta dan Bandung ke timur sudah mulai penuh penumpang.

Sedangkan sebaliknya bus-bus dari arah Tasikmalaya menuju Bandung sebagian besar kosong. Hal itu kerap terjadi pada musim mudik lebaran dimana penumpang mudik didominasi dari barat ke timur, sedangkan arus balik biasanya penumpang mayoritas dari timur ke barat.

Sama halnya arus kendaraan pribadi, juga masih belum dignifikan di jalur selatan Jabar. Meski demikian sebagian sudah terlihat pemudik meluncur ke arah barat.

Diprediksi arus mudik mulai meningkat pada Selasa dan Rabu lusa dimana para pekerja industri sudah ada yang libur kerja, sehingga sudah bisa mudik.

Kesiapan di jalur mudik selatan mulai dari Cileunyi ke arah Tasikmalaya dan Garut sudah maksimal. Kekuatan kepolisian sudah full team di sepanjang jalur utama selatan Jabar itu.

Posko Pengamanan besar antara lain di Cileunyi, Nagreg. Limbangan, Malangbong, Ciawi dan Ciamis. Selain polantas, juga diperkuat jajaran Sabhara dari Polres masing-masing.

Kendaraan aparat kepolisian sudah stand bye di Pospam mulai kendaraan operasional roda empat, sepeda motor, voorider serta sejumlah derek dan alat berat di jalur tanjakan.

Sementara itu tempat-tempat peristirahatan dan rumah makan sudah siap-siap di jalur mudik dengan menyiapkan lokasi parkir serta paket kuliner khas masing-masing. Lokasi rumah makan terbesar antara lain di jalur Limbangan, Malangbong, Ciawi, Sindangkasih dan di jalur Ciamis - Banjar.

Sejumlah masyarakat juga memanfaatkan momen arus mudik Lebaran 2012 dengan mendirikan kios darurat di pinggir jalan menjual hasil pertanian dan manakan olahan khas daerah masing-masing.

Salah satunya adalah penjual ubi, wedang aren, kue-kue serta yang lainnya. Ada juga yang menjual penganan khas yakni galendo olahan, teng-teng, borondong, coklat serta aneka kerajinan produk masyarakat setempat.

syarif


Editor : Sapto HP

COPYRIGHT © ANTARA 2026