Daging sapi murah tersebut dijual oleh salah seorang warga yang sengaja menyembelih langsung satu ekor sapi kemudian dijualnya langsung kepada warga.
"Sengaja saya langsung menyembelih sapi, terus menjualnya kepada warga," kata Aji penjual daging sapi dadakan.
Ia menerangkan satu ekor sapi yang disembelihnya mampu menghasilkan daging seberat 1,5 kuinta1, kemudian dijual langsung kepada pembeli seharga Rp75 ribu per kg.
Menurut Aji harga jual daging sapi dadakan tersebut lebih murah dibandingkan harga di pasaran yang mencapai Rp80 ribu hingga RP85 ribu per kg menjelang bulang puasa.
Ia selalu menjual daging sapi dadakan tersebut setiap tahun menjelang bulan Puasa, sebagai upaya membantu masyarakat yang mengeluhkan kenaikan harga daging di pasaran.
"Setiap tahun saya menjual daging sapi dadakan untuk membantu warga mendapatkan daging murah karena daging di pasar kalau mau bulan puasa suka mahal," katanya.
Salah seorang warga pembeli daging, Ny Yiyin mengaku terbantu dengan penjualan daging sapi dadakan yang harganya lebih murah dibandingkan di pasar.
Apalagi daging sapi terssebut, kata Yiyin dapat dilihat langsung proses penyembelihannya, sehingga merasa terjamin kebersihannya serta aman untuk dikonsumsi.
"Pastinya saya lebih irit belanja, dan tidak perlu ongkos pergi ke pasar dan bisa lihat langsung bagaimana cara menyembelih sapinya," kata Yiyin.***2***
Feri P
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.