Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, optimistis rencana program pembangunan tanggul laut atau Giant Sea Wall (GSW) di Segmen Cirebon dapat memperkuat perlindungan kawasan pesisir dari ancaman perubahan iklim.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo saat dikonfirmasi di Cirebon, Kamis, mengatakan pembangunan tanggul laut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan wilayah pesisir yang selama ini menghadapi berbagai tantangan lingkungan.

“Maka kami sangat menyambut baik, adanya Workshop Pemantapan Rencana Pembangunan Tanggul Laut Segmen Cirebon di Pelabuhan Cirebon, hari Rabu kemarin,” katanya.

Ia mengatakan pemerintah daerah, mendukung penuh proses penyusunan rencana pembangunan agar menghasilkan kebijakan yang tepat dan sesuai kebutuhan daerah.

"Penyusunan rencana harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan semua pemangku kepentingan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," katanya.

Ia menilai kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, akademisi, dan dunia usaha menjadi modal penting dalam merealisasikan program tersebut.

Menurut dia, setiap tahapan perencanaan juga harus memperhatikan kondisi wilayah serta karakteristik kawasan pesisir di Segmen Cirebon.

Edo berharap aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan dipertimbangkan secara seimbang dalam penyusunan dokumen perencanaan tersebut.

"Tujuannya bukan hanya memperkuat ketahanan kawasan pesisir terhadap dampak perubahan iklim, tetapi juga memastikan pembangunan berlangsung berkelanjutan," ujarnya.

Ia mengemukakan dalam kegiatan workshop tersebut dibahas pula penyusunan dokumen, pengembangan wilayah dan rencana zonasi kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa.

Edo mengemukakan Segmen Cirebon yang dibahas dalam perencanaan mencakup Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan sebagian wilayah Kabupaten Indramayu.

“Kawasan tersebut masuk prioritas dalam Rencana Induk Pengelolaan Pantura Jawa hingga 2045 yang disiapkan pemerintah melalui Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa,” katanya.

Selain itu, ia menambahkan rangkaian kegiatan juga diisi survei lapangan bersama PT Pelabuhan Indonesia Regional 2 Cirebon untuk mengidentifikasi kondisi eksisting kawasan pesisir dan potensi pengembangannya.

“Hasil workshop beserta survei lapangan diharapkan menjadi dasar penyusunan rekomendasi pembangunan tanggul laut yang mampu meningkatkan ketahanan kawasan pesisir Pantura Jawa secara berkelanjutan,” ucap Edo.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026