ANTARAJAWABARAT.com,16/7- Menjelang bulan puasa Ramadhan 1433 H, jumlah uang kiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Cianjur, Jabar, mencapai Rp47,7 miliar.

Manajer Penjualan PT Pos Indonesia Kantor Pos Cianjur, Suhana, Senin, membenarkan hal tersebut. Dibandingkan kiriman tahun 2011, dalam bulan yang sama kiriman TKI itu meningkat 9 persen dari Rp43,6 miliar.

Dia menjelaskan, meningkatnya nilai kiriman uang TKI tahun ini, diperkirakan bukan hanya menjelang bulan Puasa, namun disertai masuknya tahun ajaran baru. Bahkan ungkap dia, nilai kiriman itu, akan terus meningkat hingga menjelang hari raya.

"Selama bulan Juni 2012, kiriman TKI itu, mencapai Rp47,7 miliar. Masuknya bulan puasa yang dibarengi dengan tahun ajaran baru dan lebaran, membuat jumlah kiriman itu, terus meningkat," katanya.

Dia menuturkan, hampir 80 persen kiriman uang tersebut berasal dari TKI yang bekerja di luar negeri khususnya yang bekerja di negara Timur Tengah.

Melonjaknya angka kiriman itu, jelas dia, setiap tahun selalu terjadi terutma pada momentum tertentu, seperti menjelang bulan Puasa, Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, serta memasuki tahun ajaran baru.

"Kiriman uang TKI menjelang lebaran nanti diperkirakan akan mencapai Rp60 miliar. Meningkatnya kebutuhan keluarga TKI menjelang moment tertentu, membuat kiriman yang masuk ke pihak kami terus meningkat," tuturnya.

Dia menandaskan, sepanjang tahun 2012, setiap bulannya kiriman uang TKI rata-rata meningkat sebesar 10 persen. Tingginya tingkat kiriman uang TKI ini membuat PT Pos Indonesia, sedang memprogramkan jasa tabungan khusus kiriman uang TKI.

"Kita sedang memprogramkan jasa tabungan bagi kiriman uang TKI agar keluarganya tidak membawa semua uang. Ini dilakukan agar keluarga TKI tidak bertindak konsumtif dari hasil kiriman uang yang diterima," ucapnya.

Selama ini tambah dia, hampir 75 persen, keluarga TKI mengambil semua uang kiriman. Sisanya sebesar 25 persen yang sengaja menyimpan di kantor pos, jika sewaktu-waktu memerlukannya dalam keadaan terdesak.***2***

Fikri


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026