"Moderasi beragama tidak pernah mengajarkan semua agama benar, sama sekali tidak. Moderasi beragama bagi umat Islam tetap mengajarkan Islam sebagai agama paling benar dan agama yang mengantarkan kita menuju surga dan ridha Allah," ujar Kamaruddin di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan moderasi beragama bukan berarti pendangkalan akidah. Menurut dia, banyak warga yang tidak memahami moderasi beragama, sehingga beredar kabar tidak benar tentang program prioritas pemerintahan Jokowi-Ma’ruf tersebut.
Moderasi beragama, kata dia, bermakna memiliki keyakinan dengan Islam secara kokoh tetapi perlu saling menghormati dan menghargai tanpa harus menista serta menghina yang berbeda dengan keyakinan.
"Kalau liberal itu mengabaikan teks keagamaan bahkan mengabaikan apa yang sudah disepakati secara umum menggunakan rasio secara bebas. Itu bukanlah moderasi beragama," ujarnya.
Oleh karena itu, ia menekankan moderasi beragama mengajarkan seluruh pemeluk agama untuk menjalankan ajaran agama yang dipercayainya secara militan tetapi harus bisa menghargai dan menghormati orang yang memiliki keyakinan yang berbeda.
Pewarta: Asep FirmansyahEditor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.