Dalam el-classico yang dramatik di kandang Barca di Nou Camp, Minggu dinihari, Ronaldo si penyerang Real asal Portugal mencetak gol di menit 73 memanfaatkan asis Mesut Ozil.
Golnya ini mengamankan posisi pelatih sekaligus rekan senegaranya Jose Mourinho yang sudah delapan kali menghadapi Barcelona dalam musim ini dan tak pernah memenangkannya.
Kemenangan ini adalah sukses pertama Real dalam delapan kali laga "Clasico" yang empat di antaranya terjadi sebelum kedatangan Mourinho dari Inter Milan. Kemenangan ini sekaligus memperbesar semangat mereka dalam menghadapi Bayern Munich pada leg kedua semifinal Liga Champions Rabu nanti.
Rabu nanti itu Real harus membalikkan keadaan setelah sebelumnya takluk 2-1 dari Bayern.
"Kami melakukan serangan yang mematikan namun ini belum cukup," kata gelandangan Real Xabi Alonso kepada sebuah televisi Spanyol.
"Tentu saja ini adalah langkah penting menuju juara," katanya seperti dikutip Reuters. Dia menyebut gol Cristiano datang tepat waktu dan fundamental.
Real, yang berusaha menciptakan rekor baru mencetak gol ke 109 di satu musim, unggul lebih dulu setelah Khedira memanfaatkan kelengahan kiper Barca Victor Valdes yang tak bisa menguasai bola sepenuhnya menyusul tendangan penjuru. Si gelandang Jerman ini tak pelak memanfaatkannya untuk menciptakan gol.
Barca memang memulai pertandingan dengan panik dan tidak dengan aliran lancar seperti biasanya.
Lalu stadion raksasa ini mendadak bergemuruh senang setelah pemain pengganti Sanchez akhirnya menyamakan kedudukan. Tetapi tiga menit kemudian, Cristiano Ronaldo membuat Real unggul kembali memanfaatkan bola umpan dari Ozil.
Gol ini sekaligus membuktikan Ronaldo lebih produktif ketimbang Messi. Mereka kini berselisih satu gol, Ronaldo 43, Messi 42.
ANTARANEWS.COM
Editor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.