"Dengan penataan tersebut kawasan ITB akan lebih asri, teratur dan hijau. Kawasan ITB itu unik, bersejarah, penuh dengan bangunan warisan budaya," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan usai menandatangani naskah kesepahaman Penataan Kawasan ITB, di Kota Bandung, Sabtu.
Heryawan mengatakan, meskipun penataan tersebut akan dilakukan oleh Pemprov Jabar, Pemkot Bandung dan ITB, tetapi pengelolaan akan lebih ditekankan pada Ikatan Alumni (IA) ITB.
"IA ITB lebih mengetahui seluk beluk kampus teknik pertama di Indonesia ini. Sedanbkan 'sharing' anggarannya masih dibicarakan. Tapi, ITB 'kan punya banyak alumni yang hebat, masalah pendanaan saya yakin bisa mandiri," kata Heryawan.
Sementara Tim Penataan Kawasan ITB dari "School of Architecture, Planning and Policy Development" ITB, Benedictus Kombaitan, menjelaskan penataan akan dimulai dari tempat parkir, arus lalu lintas, pelebaran jalan sampai PKL.
"Jadi ke depannya, kami menata ulang atau renovasi agar lingkungan kampus tak semerawut,'' ujar dia.
Benedictus menambahkan, kondisi Jalan Ganesha yang saat ini keadaanya berlubang akan dihaluskan, kemudian para PKL di sekitar kampus juga akan ditata.
"Kami juga akan mencari tempat lokasi baru untuk PKL berjualan. Kemungkinan, nanti akan buat mal kaki lima,'' ungkapnya.
Dikatakannya, perencanaan penataan lanjut Benedictus, akan dilakukan hingga akhir tahun 2012 sehingga pada tahun 2013 diharapkan bisa selesai.
Editor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.