Pemasyarakatan dilakukan dengan memasang baligo ukuran besar yang memajang enam kader itu yang telah mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon gubernur/wakil gubernur melalui PDIP.
Dari enam sosok itu, empat di antaranya menjabat bupati; H Aang Hamid Suganda (Kuningan), Dedi Supardi (Cirebon), Don Murdono (Sumedang), dan Eep Hidayat (Subang).
Sedang dua lainnya adalah Gatot Tjahyono (pengusaha) dan Rieke Dyah Pitaloka (DPR-RI).
Foto keenam bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jabar PDIP itu dipampangkan, salah satunya pada baligo ukuran besar dengan warna merah di perempatan Jalan Surapati dan Jalan Sentot Alibasyah atau di sudut timur Lapangan Gasibu Kota Bandung.
Baligo sosialisasi balon cagub dan cawagub itu terlihat jelas oleh pengendara yang melintas di jalan Jalan Surapati dari awah Jalan Paspati atau dari Jalan Japati Kota Bandung.
Sedangkan bagian bawah bertuliskan "Berjuang Untuk Kesejahteraan Masyarakat". Baligo itu dipasangkan akhir pekan lalu dan menjadi media sosialisasi bagi para bakal calon pimpinan Jabar dari PDIP.
PDIP merupakan partai politik pertama di Jabar yang sudah melakukan penjaringan bakal calon gubernur wan calon wakil gubernur Jawa Barat untuk periode 2013-2018.
Strategi PDIP menjelang Pilkada Jabar kali ini berbeda dengan empat tahun lalu dimana PDIP tidak melakukan penjaringan sejak jauh-jauh hari.
Sedangkan partai lainnya yang disebut-sebut sudah mengelus bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur adalah Partai Golkar dan Partai Demokrat. Namun kedua partai besar itu belum membuka pendaftaran balon cagub dan cawagub.
Editor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.