Sumber, 13/4 (ANTARA) - Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, akan mewajibkan penduduknya sekitar 1,6 juta jiwa ber-KTP elektronik mulai tahun ini yang pembuatannya di kantor kecamatan, sementara KPT lama segera ditarik .

"KTP lama tidak akan berlaku karena seluruh urusan administrasi sudah wajib memakai KTP elektronik," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Cirebon, Dadang Tresnayadi didampingi Sekretaris Disdukcapil Yadi Djunuaryadi, Rabu
Untuk membuat KTP elektronik, warga sama sekali tidak dipungut biaya. Setiap warga harus datang langsung ke kantor kecamatan karena harus melakukan sidik jari dan pengambilan foto.

"Jadi tidak berbeda dengan pembuatan SIM, warga yang membuat KTP elektronik tidak bisa diwakilkan karena harus melakukan pengambilan foto, tanda tangan dan sidik jari," kata Dadang.

Ia berharap, hingga akhir Desember 2011 seluruh warga Kabupaten Cirebon sudah memiliki KTP elektronik.

KTP elektronik akan memiliki masa berlaku lima tahun, sehingga pada 2016 akan ada penggantian KTP secara massal.

Proses pelaksanaan program KTP elektronik di Kabupaten Cirebon, saat ini sudah memasui tahap sosialisasi.

"Akhir April ini diharapkan kegiatan sosialisasi di seluruh kecamatan akan selesai dan dilanjutkan dengan tahap pelatihan petugas pembuatan KTP yang akan ditempatkan di setiap kecamatan," kata Dadang.

Dadang memperkirakan, Mei mendatang pelaksanaan program KTP elektronik sudah bisa dilakukan, namun tetap harus menunggu hasil lelang peralatan di tingkat pusat.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 dinyatakan KTP dilengkapi dengan "biometric dan chip." Hal tersebut, untuk menghindari data ganda kependudukan, mencegah pemalsuan dokumen, sebagai alat penyimpan data elektronik penduduk yang diperlukan.

"Kegunaan biometric sebagai identifikasi jati diri dan sebagai password bagi individu penduduk. Sedangkan kegunaan chip adalah sebagai pengaman data yang bersifat multi guna," kata Dadang.

Dadang menambahkan, Kabupaten Cirebon merupakan satu diantara enam kabupaten dan kota di Indonesia yang menjadi percontohan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik di Indonesia.

"Saat awal pelaksanaan program percontohan KTP elektronik di Kecamatan Dukupuntang pada tahun 2010 lalu kami memang menemui sedikit kendala, namun sudah bisa diatasi. Tahun ini, kami siap melaksanakan program KTP elektronik di 39 kecamatan lainnya," kata Dadang. ***4***

Yasad A


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026