Bandung, 17/2 (ANTARA) - Sekitar empat orang rampok berpistol menyatroni dan membawa kabur uang puluhan juta rupiah dari Bank BTN Kantor Kas Bojongsoang Kota Bandung, Kamis.

Peristiwa perampokan yang berlangsung sekitar pukul 14.59 WIB itu dilakukan dengan nekad oleh empat pelaku yang menggunakan sepeda motor itu.

Sebelum menggondol uang kas dari Bank BTN yang berlokasi di Jalan Terusan Buahbatu Kota Bandung itu, pelaku mengikat orang karyawannya dengan menggunakan lakban dan menyekapnya di salah satu ruangan.

Kejadian perampokan di kawasan sibuk di bagian Selatan Kota Bandung itu hanya berlangsung sekitar 10 menit. Para karyawan bank itu tidak bisa berkutik di bawah ancaman senjata api genggam.

"Pelaku empat orang, mereka masuk setelah nasabah terakhir keluar dari bank itu. Mereka mengikat karyawan dan menyekapnya. Pelaku membawa kabur uang tunai Rp67 juta," kata Kapolsekta Bandung Kidul Kompol Rina Winarni di lokasi kejadian.

Pertama pelaku melumpuhkan Doni yang menjadi penjaga keamanan di sana. Satpam itu tidak bisa berbuat banyak di bawah todongan senjata api yang kemudian diikat bersama lima karyawan lainnya.

Dalam kondisi kantor kas bank tengah sepi, pelaku leluasa menggasak uang yang disimpan di dalam kas, setelah memastikan berhasil menggondol yang dalam jumlah banyak, para pelaku kabur dengan meninggalkan para karyawan yang masih terikat.

Sementara itu petugas teller Ny Rini yang lagi hamil tidak diikat seperti petugas lainnya langsung menolong rekan-rekannya setelah para pelaku melarikan diri.

Kemudian karyawan bank itu mengontak petugas kepolisian Polsek Bandung Kidul dan Polwiltabes Bandung yang langsung menurunkan anggotanya untuk melakukan olah TKP.

"Kerugian sementara akibat perampokan itu sekitar Rp57 juta yang dibawa kabur oleh pelaku, kami masih melakukan penyelidikan atas kejadian ini," kata Kapolsek Bandung Kidul itu.

Lokasi Bank BTN Kantor Kas Bojongsoang itu dipasangi garis polisi selama proses penyidikan berlangsung. Dari lokasi kejadian, polisi menemukan sebuah pistol mainan yang diduga digunakan oleh pelaku untuk menakut-nakuti korbanya saat beraksi.

"Salah satu barang bukti yang berhasil ditemukan sebuah pistol mainan," katanya.

Selain itu, polisi juga sudah mendapatkan keterangan dari saksi mata terkait empat pelaku baik dari postur tubuh, kulit maupun logat bicaranya.

Sementara itu, penyidik juga menemukan CCTV di kantor itu dirusak oleh pelaku termasuk juga rekamanya juga dibawa kabur oleh pelaku yang diduga untuk menghilangkan jejak aksinya.

"Pelaku diduga sudah menyiapkan aksinya dan mengenal lokasi itu, mereka merusak dan mengambil rekaman dari CCTV yang terpasang di sana," kata Rina Winarni.

Sementara itu para karyawan yang sempat menjadi korban penyekapan dan ditotong senjata api saat ini dimintai keterangan oleh penyidik Polri. Beberapa diantaranya masih dalam kondisi shock.


Ajat S


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026