Dalam pembagian undian "petik hadiah" di wilayah Banten, bjb membagikan delapan unit mobil Toyota Avanza, 30 unit sepeda motor serta 62 unit LCD TV.
"Pembukaan undian itu bagi nasabah perorangan di kantor cabang Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Serang, Cilegon, Rangkasbitung, Pandeglang dan Labuan," kata Direktur Konsumer bjb, Tatang Sumarna di Bandung, Minggu.
Sebelumnya, bank pembangunan daerah Jawa Barat itu membagikan hadiah serupa di wilayah Subang dan sekitarnya.
Hadian yang dibagikan kepada para nasabah dengan cara diundi itu, kata Tatang, sepanjang tahun 2010 sebanyak 50 unit mobil Toyota Avanza, 400 sepeda motor serta 400 unit LCD TV dengan sebuah "grandprice" satu unit Mercedes Benz E-250 CGI Elegance.
Program "Petik Hadiah" itu, kata Tatang, merupakan program tahunan sebagai wujud apresiasi bjb bagi nasabah tabungan perorangan Tandamata, Tandamata Gold, tandamata Dollar dan Simpedas serta deposan perorangan baik rupiah maupun valas.
"Setiap nasabah mempunyai kesempatan yang sama untuk mendapatkan hadiah itu," kata Tatang Sumarna.
Penarikan undian untuk kantor wilayah di Provinsi Banten itu, menurut dia merupakan tahap kedua dari enam tahap yang direncanakan hingga akhir tahun 2010 ini.
Pada kesempatan itu, tatang menyebutkan, jaringan kantor bjb saat ini terdiri dari 579 jaringan kantor yakni 44 kantor cabang, 135 kantor cabang pembantu, 47 kantor kas, 41 payment point, satu mobil edukasi dan 311 ATM.
Bank Jabar Banten juga terus melakukan ekspansi jaringan kantor di Provinsi Jabar dan Banten termasuk di luar Jawa.
"Khusus di Provinsi Banten, bjb akan membuka kantor cabang pembantu baru sebanyak 10 unit, kantor kas sebanyak empat. Di Banten sudah terapat jaringan kantor bjb sebanyak 71 kantor bjb," kata Tatang.
Kantor bjb di luar Jabar banten dan DKI jakarta termasuk di Medan, Batam, Semarang dan Surabaya saat ini sudah eksisting. Selanjutnya akan dibuka kantor baru di Makasar, Pekanbaru, Denpasar, Balikpapan, Tegal dan di Jakarta Barat.***2***
Syarif A
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.