Jakarta, 28/10 (ANTARA) - PT Brata Astritama dengan menggandeng mitra bank terbesar di Malaysia Maybank dan IPS ("International Payment System") serta Bank International Indonesia (BII) melayani pengiriman uang dengan biaya yang sangat murah, mudah, dan aman bagi tenaga kerja Indonesia (TKI).

"Kami peduli TKI. Karena itu, melalui jasa pengiriman remitansi akan membantu biaya pengiriman uang TKI ke keluarganya dengan biaya yang sangat murah, mudah, cepat dan aman," kata Direktur Utama PT Brata Astritama M Agus Salim melalui surat elektronik di Jakarta, Kamis.

Menurut Agus, sudah banyak perbankan baik lokal maupun jasa keuangan dari luar negeri yang membidik potensi pengiriman uang TKI namun setelah dipelajari dari segi biaya yang dikenakan kepada pengirim masih mahal.

"Lembaga keuangan dari luar negeri masih membebankan biaya kepada TKI untuk Rp1,5 juta sebesar Rp150 ribu. Sementara kami, dengan nilai yang sama hanya mengenakan biaya sekitar Rp60ribu atau 4 persen, mencapai seluruh pelosok Indonesia," ujar Agus.

Bahkan kalau mau lebih murah, Agus menyarankan agar keluarga penerima uang di Indonesia membuka rekeningnya di Bank Syariah Mandiri (BSM) sehingga biayanya bisa diminimalkan menjadi sekitar Rp30 ribu, serta memiliki jangkauan yang luas.

PT Brata memperkenalkan program "Brata Remittance Fash Cash" dan "Maybank Money Express (MME)".

PT Brata Astritama dan IPS juga mengeluarkan "Brata Switching" bekerja sama dengan Bank Syariah Mandiri.

Penandatanganan perjanjian kerja sama proses penyelesaian transaksi Maybank Money Express antara PT Brata Astritama dan PT. BII dilakukan pada 18 Oktober lalu di Jakarta.

Dengan perjanjian itu, PT Brata memiliki kekuatan hukum untuk menjadi agen Maybank di Indonesia.

Agus menambahkan, konektivitas "Brata Switching" ini sudah bisa efektif di seluruh jaringan Maybank di 15 negara, dan di jaringan IPS di negara-negara Timur Tengah.

Selain Malaysia dan Indonesia, juga pengiriman uang ini bisa dilakukan dari negara-negara dan kota seperti Kamboja, China, Hanoi, Hong Kong, London, New York, Singapura, Vietnam, Shanghai, Papua Nugini, serta di jaringan IPS, yang berada di negara-negara Timur Tengah.

Selain keuntungan murah, cepat dan aman, produk remitansi ini juga bisa dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Selain untuk TKI, bagi jemaah haji Indonesia juga dapat menggunakan fasilitas jaringan yang dimiliki Brata, IPS dan BSM, untuk pengambilan uang tunai di Arab Saudi.

Sedangkan penerimaan uang ini dapat dilakukan di berbagai jaringan seperti Bank Umum Syariah di Indonesia, BPR Syariah dan BPR, kantor pos, BMT (Baitul Mal Wa Tamwil), unit-unit keuangan syariah, dan koperasi.

"Di kemudian hari, PT Brata Astritama akan mengeluarkan Kartu Brata yang berbasis syariah yang dapat digunakan di dalam dan di luar negeri," ujar Agus.

Perusahaan itu sudah mengembangkan kiprah bisnisnya dengan membuka kantor cabang di Malaysia (Brata International) dan untuk informasi detilnya dapat mengunjungi lamannya "www.brata-asritama.com".***2***

Budi S


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026