Hal tersebut diungkapkan Mendagri setelah upacara Pengukuhan Muda Praja IPDN tahun ajaran 2010-2011, Selasa.
Ia mengharapkan dari IPDN akan lahir tenaga pemerintahan yang baik dan dapat mengaplikasikan kemampuan intelektualnya di dunia kerja.
"Saat ini civitas akademika IPDN terus menerus melakukan penataan dan pengembangan proses pendidikan di kampus IPDN. Ini merupakan sesuatu yang membanggakan," katanya.
Upaya penataan tersebut, lanjut dia, tercermin dalam berbagai upaya yang dilakukan, seperti penguatan lembaga pendidikan, peningkatan kompetensi pendidik, peningkatan jumlah dan mutu tenaga administrasi kependidikan, penyempurnaan kurikulum pendidikan berbasis kompetensi dan keahlian aparat pemerintah.
"Selain itu, penerapan teknologi informasi kependidikan, serta kelengkapan fasilitas pendidikan, juga merupakan bagian dari upaya penataan dan pembenahan di kampus IPDN untuk meningkatkan kualitas proses pendidikan," katanya.
Tantangan tugas yang dihadapi di bidang pemerintahan dalam negeri, menurut Gamawan, adalah tidak mudah, karena berkenaan dengan penguatan wawasan kebangsaan, pembinaan politik dalam negeri, penataan kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah dan tugas-tugas terkait lainnya.
"Sejalan dengan peningkatan gelar akademik di IPDN, maka kepada para Praja maupun yang sudah lulus diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pribadi, apalagi jika kelak sudah terjun ke dunia kerja, karena dituntut harus menangani berbagai macam tugas pemerintahan dalam negeri," tegas dia. ***3***
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.