"Seringkali ada gol dimenit akhir, artinya para pemain harus konsentrasi. Pertandingan kadang berjalan 95 menit," kata Robby setelah sesi latihan pagi Persi di stadion Siliwangi, Bandung, Sabtu.
Robby mengungkapkan alasannya, materi pemain Persipura tidak berubah dalam berlaga di LSI maupun di ajang Liga Champion Asia.
"Mereka (Persipura) memang kompak, tapi saya yakin Persib bisa meraih poin terbaik.
Kondisi tim Persib saat ini memang pincang, namun dengan kemauan pemain dan dukungan suporter, kami yakin bisa menang," kata Robby.
Menurutnya, para pemain Persib di semua semua lini harus bisa mengatur tempo permainan.
"Komunikasi harus aktif di lapangan, sehingga dapat tercipta kesinambungan di semua lini," ujarnya.
Eka Ramdani, gelandang tim Persib yang sudah pulih kesehatannya, mengaku dirinya sudah mempersiapkan stamina untuk bermain penuh dalam pertandingan nanti.
"Tim kami krisis striker, jadi titik berat ada di lini tengah. Saya siap main dan membantu penyerangan," kata Eka.
Walaupun belum dipastikan pemain yang akan menjadi tandem Airlangga sebagai striker, pemain sayap Persib, Atep, siap diposisikan menjadi striker.
"Tentu saja saya siap menjadi striker. Kami akan persembahkan yang terbaik bagi Persib dan bobotoh, terlebih kami termotivasi main kandang sendiri," kata Atep.
Atep menambahkan, Ia tidak akan gentar walaupun barisan belakang Persipura dikenal cukup rapat dan dihuni pemain dengan tinggi badan yang optimal.
Senada dengan Atep, bek Persib Maman Abdurahman mengungkapkan, meskipun Persipura terkenal disiplin, namun pasti ada celah untuk menciptakan gol.
"Bukan berarti mereka tidak bisa dikalahkan," kata Maman.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Editor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.