Bandung, 31/3 (ANTARA) - Telkomsel menargetkan layanan "Next Generation Flash" yang merupakan inovasi "mobile broadband" dengan teknologi HSPA+ (High Speed Packet Acces Plus) bisa diakses di 24 kota di Indonesia pada 2010.

"Layanan 'Next Generation Flash' menguatkan komitmen Telkomsel dalam berinvestasi sekaligus memandu perkembangan industri telekomunikasi selular di Indonesia memasuki era baru layanan mobile broadband," kata GM Regional Sales & Costumer Service Telkomsel Jawa Barat, TB Daniel Azhari di Bandung, Rabu.

Ia menyebutkan, saat ini proyek "Next Generation Flash" telah hadir di tujuh kota besar di Indonesia yakni Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Menado dan kota Bandung.

Sedangkan kota Bandung merupakan kota ketujuh yang mendapat layanan itu yang peluncuran perdananya dilakukan Rabu (31/3). Selanjutnya layanan itu akan dikembangkan ke 17 kota lainnya yang saat ini sudah mendapat layanan "Flash" dengan teknologi "High Speed Downling Packet Acces :HSDPA."
"Kami telah menyiapkan jaringan berteknologi HSPA Plus di beberapa wilayah yang ditingkatkan pemanfaatan layanan mobile lifestyle-nya tinggi, sehingga pelanggan dapat menikmati layanan mobile broadband yang lebih berkualitas," kata Daniel Azhari.

Dengan penambahan frekuensi 3G yang baru, kata dia operator seluler tersebut menambah kapasitas jaringan untuk layanan data dari peningkatan teknologi jaringan HDSPA 7,2 Mbps ke teknologi HSPA Plus yang menghadirkan kecepatan akses data hingga 21 Mbps.

"Optimalisasi metro internet atau transmisi serat optik dan implementasi teknologi itu memungkinkan pelanggan bisa mendapatkan akses data tiga kali lipat lebih baik dibanding sebelumnya," katanya.

Lebih lanjut, Daniel Azhari menyebutkan dalam upaya memandu industri menghadapi perkembangan evolusi teknologi terkini, Telkomsel telah mengalokasikan sekitar 10 persen dari total investasi tahun 2010 yang besarnya Rp13 triliun untuk peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan layanan 'mobile broadband' yang mencakup penyiapan transmisi, backbone, radio acces dan lainnya.

Sementara itu Daniel menyebutkan, selama ini pelanggan "Flash" di Indonesia mencapai dua juta orang yang didukung oleh 4000 BTS 3G. Jumlah BTS 3G akan terus ditambah, dimana pada 2010 ini dilakukan penambahan sekitar 2000 unit lagi.

"Penyebaran pelanggan merata, meski diakui tingkat penggunaan akses data di kawasan Jabodetabek dan Jawa Barat lebih tinggi dibandingkan daerah lainnya," kata Daniel menambahkan.



(U.S033/B/Y003/Y003) 31-03-2010 16:48:59


Editor :

COPYRIGHT © ANTARA 2026