Hujan deras yang disertai es sebesar kelereng turun cukup deras sejak pukul 13.15 WIB.
Suaranya bergemiricik butiran es menimpa genting dibarengi dengan sambaran petir di langit.
Kawasan yang dilanda fenomena alam hujan deras, es dan sambaran petir turun di kawasan Antapani, Cicaheum, Gedebage, Ujungberung, Cileunyi dan di beberapa kawasan lainnya .
Hujan disertai butiran es kerap turun di Kota Bandung akhir-akhir ini. Meski termasuk fenomena alam biasa namun kejadian kerapnya kejadian hujan es itu membuat heran warga.
"Biasanya hujan es itu sangat jarang, namun di Bandung makin sering. seminggu lalu juga ada hujan es, dan sekarang terjadi lagi," kata Deni warga Kampung Girimukti Ujungberung, Bandung.
Angin kendang juga mengakibatkan kerusakan atap rumah di beberapa daerah di Bandung seperti di Cidurian dan Cisaranten Kota Bandung.
Sedangkan hembusan angin kencang juga terjadi di wilayah Ciparay dan Bojongsoang Kabupaten Bandung.
Warga sekitar kawasan itu sempat kuatir terjadi puting beliung seperti beberapa waktu lalu.
"Saya melihat ke langit, kuatir ada lagi angin "sirit batara" tapi alhamdulillah tak terjadi. Meski angin memang sangat kencang," kata Ny Yati warga Ciparay.
Hujan deras, es dan petir merupakan fenomena alam yang dipicu oleh bentukan awan Cumulus Nimbus yang di kawasan Bandung Selatan.
Hujan yang turun cukup deras di kawasan Kota Bandung diprediksi bakal meningkatkan kembali debit air di beberapa sungai yakni Sungai Cikeruh, Citepus, Cidurian, Cikapundung serta Cikawao.
Tidak menutup kemungkinan Sungai Citarum kembali meluap di kawasan Baleendah dan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung yang saat ini masih tergenang banjir.
Syarif Abdullah
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.