Bandung 4/2 (ANTARA) - Universitas Padjajaran memasyarakatkan jurusan kimia kepada sejumlah sekolah di kawasan Jawa Barat, DKI, dan Banten dengan mengadakan dua kategori perlombaan di kampus Jatinangor, Sumedang, selama tiga hari sejak Kamis.

Ketua pelaksana Fahmi Taufiqulhadi, di Bandung, Kamis, mengatakan, dalam acara itu digelar lomba cerdas tangkas kimia yang diikuti 64 tim dari berbagai sekolah yang lolos seleksi dan lomba karya tulis ilmiah.

"Saat ini sudah ada 10 besar karya ilmiah, dan akan dipresentasikan oleh masing-masing pembuat makalah pada Sabtu," ujarnya.

Menurut Fahmi, dari tahun ke tahun peserta lomba yang diadakan sejak tujuh tahun lalu itu selalu bertambah.

"Acara ini diharapkan dapat mengubah pola pikir siswa mengenai sulitnya kimia, dan semoga siswa menjadi tertarik usai mengikuti acara ini," ungkapnya.

Fahmi menuturkan, karya ilmiah siswa-siswi tersebut akan dinilai oleh jajaran dosen kimia Universitas Padjajaran.

"Lomba cerdas tangkas akan dimulai Kamis siang hingga Sabtu. Masih di babak penyisihan 64 tim dari berbagai sekolah yang lolos seleksi tengah Januari lalu," ujarnya.

Menurut dia, panitia membatasi masing-masing sekolah hanya diberi kuota dua tim untuk bisa ikut berpartisipasi dalam lomba.

Peserta juga disuguhi bioskop mini tempat penyelenggara menyajikan tontonan menarik bertema pemanasan global.

Para guru pembimbing yang menemani murid mereka pun disuguhi acara talkshow dengan beberapa dosen kimia Universitas Padjajaran.

"Kami juga mengajak peserta masuk ke dalam laboratorium. Kebetulan di kampus Jatinangor ada lima jenis lab," ungkap Fahmi.

Acara yang digelar sejak tujuh tahun lalu itu memperebutkan piala bergilir gubernur dan piala bertahan dari Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Menurut pengakuan beberapa siswa yang ditemui, lewat acara ini mereka banyak menemukan hal-hal baru dan lebih mengenal kimia.

"Di sini saya bisa menemukan percobaan-percobaan baru yang tidak didapat di sekolah," ungkap Ratih, siswa kelas 3 SMA 1 Garut.

(T.PK-ASJ/B/s018/s018) 04-02-2010 14:07:53


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026