Garut, 15/12 (ANTARA) - Kalangan anggota DPRD Kabupaten Garut, Jawa Barat, mempersoalkan hasil seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru-baru tadi yang dinilai hanya sebagai sebuah kegiatan formalitas.

Anggota DPRD Garut dari PKS, dr Helmi Budiman, Selasa, menyatakan kecewa terhadap hasil tes CPNS dan meminta klarifikasi dari panitia penerimaan.

"Seleksi CPNS di lingkungan Pemkab Garut terkesan hanya formalitas sebagaimana banyak dikeluhkan masyarakat," katanya.

Padahal seleksi CPNS merupakan proses awal dalam melakukan reformasi birokrasi yang selama ibi terkesan berjalan sendiri dan bahkan korup.

Fraksi PKS mendukung upaya yang akan dilakukan kalangan DPRD kabupaten Garut, antara lain melangkah lebih jauh untuk membuktikan ada nya indikasi kecurangan termasuk upaya hak angket.

Karena lembaga legislatif itu, juga memiliki prosedur untuk menggali atau melakukan investigasi atas terindikasi nya kecurangan yang terjadi.

Wakil ketua DPRD Garut, Ir Lucky Lukmansyah Trenggana mengatakan, lembaga nya secara normatif dan prosedural menyikapi pengaduan termasuk isu kecurangan proses penerimaan CPNS di daerah ini, katanya.

Sekretaris Komite Transfaransi Garut (KOMTAG) M. Yahya Usman berpendapat pula, sangat perlu nya keterbukaan yang menyeluruh untuk mengumumkan peringkat (pasingrid) kelulusan seleksi CPNS.

Agar tak terjadi fitnah dan saling curiga mencurigai, sehingga Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) setempat harus segera mengumumkan setiap perolehan nilai para peserta seleksi CPNS itu, katanya.
Dari 17.456 pelamar umum termasuk dari luar kabupaten, memperebutkan formasi 410 calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemkab/Setda Garut, namun yang bisa mengikuti seleksi 14.678 dan yang hadir 12.515 juga terdapat sekitar 2.781 pelamar lainnya dinilai tak memenuhi syarat administrasi.

Sejumlah peserta seleksi CPNS 2009 mengaku tak puas atas hasil ujian CPNS di Lingkungan Pemkab Garut yang diumumkan Jumat (11/12).

Mereka menduga tak murni bahkan disinyalir terdapat nama-nama yang lulus hanya kalangan dekat serta titipan para pejabat tinggi setempat, katanya.

Sebelumnya Plt Sekretaris Daerah (Sekda) setempat Iman Alirahman kepada wartawan, menyanggah terjadi nya kecurangan dalam proses penerimaan CPNS itu, katanya. ***1***

John Doddy Hidayat
(U.PK-HT/B/M019/M019) 15-12-2009 14:02:12


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026