Garut, 10/12 (ANTARA) - Bupati Garut Aceng H.M Fikri, Kamis mengingatkan diperlukan upaya pecegahan perdagangan manusia (traffiking) yang dijadikan perempuan seks komersial (PSK), dengan pelaksanaan program pemberdayaan perempuan.

Karena sangat kuat indikasi terjadinya pasokan "trafficking" untuk PSK, menyusul telah ditemukan dan dipulangkan sekurangnya delapan warga asal Garut dari Tarakan, Kaltim.

Bahkan belum lama ini seorang warga Garut lainnya, berhasil melarikan diri dari jeratan praktek prostitusi di provinsi Riau, ungkap Bupati saat membuka rapat koordinasi (rakor) membahas permasalahan tersebut.

Ia mengharapkan, kasus ini tak seperti fenomena gunung es yang hanya terlihat di permukaan namun kenyataannya masih banyak belum terungkap.

Pada rakor yang diikuti 50 peserta terdiri 42 camat beserta instansi teknis terkait tersebut, juga dibahas efektivitas upaya pencegahan lainnya, antara lain dipresentasikan dari pihak kepolisian serta oleh Kepala Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan setempat, drg H. Arya Tarmadi, M.Kes
Kepala Subag Kesehatan, KB dan Pemberdayaan Perempuan, Anas Aolia Malik mengemukakan, pengawasan serta pencegahan terjadinya "trafficking" sangat diperlukan pula peran dan partisipasi masyarakat, untuk ikut serta saling mengawasi lingkungannya masing-masing.

Namun juga diharapkan tak main hakim sendiri, melainkan segera melapor kepada aparat setempat jika menemukan adanya indikasi tersebut, katanya.

Sebelumnya dilaporkan, kabupaten Garut, diduga dijadikan daerah pemasok "trafficking" untuk dijadikan PSK, yang selama ini kerap dialami sejumlah remaja termasuk Ai Ega (18), warga Tarogong Kidul.

Kasus tersebut, kini ditangani Polres setempat bahkan identitas para pelaku penjualan manusia itu telah dimiliki pihak kepolisian, tegas Kapolres AKBP Amur Chandra Juli Buana didampingi Kabag Bina Mitra Kompol Bambang Sugito dan Kasat Reskrim AKP Oon Suhendar.

Mereka menegaskan, pihaknya sedang menelusuri pelaku rekrutmen yang membawa korban ke Riau sebagai karyawan karaoke, namun namanya untuk sementara dirahasiakan.***3***

John Doddy Hidayat
(U.PK-HT/C/Y003/Y003) 10-12-2009 15:38:15


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026