"Handphone ini jawaban bagi tinginya pasar 'messaging phone' di Indonesia, target akhir November 2009 sebanyak 50.000 bisa terjual," kata Product Marketing LG Mobile Communications Indonesia, Richard Susilo di Bandung, Jumat.
Salah satu upaya menggenjot produk baru dari ponsel 'high end' itu dilakukan dengan memasuki pasar ponsel di kota-kota besar di Indonesia. Sejak beberapa waktu lalu, GW300 dari LG masuk ke pasar Bandung dan Jawa Barat.
Dengan profil produk yang simpel, produk baru itu dipersiapkan sebagai "messaging phone" ideal untuk kebutuhan aktivitas sosial "networking" (jejaring), kata Richard.
Peluncuran produk ponsel pintar itu juga sekaligus dalam rangka meningkatkan ekspansi pasar bagi ponsel produk LG di pasar nasional.
"Rata-rata penjualan 'handphone' di Indonesia mencapai 1,7 juta unit per bulan, kami sendiri menguasai tiga persen 'market share' (pangsa pasar) nasional. Persaingan produk 'handphone' semakin ketat terlebih dengan peningkatan layanan data yang puncaknya akan terjadi 2010 nanti." kata Richard.
Sedangkan penjualan GW300 sendiri, lG berharap produk barunya itu menjadi "panglima" di kelasnya. Sejak sebulan diluncurkan, penjualan 'handphone' berlayar lebar tersebut sudah mencapai 85 persen dari target penjualan 50.000 unit di akhir bulan ini.
"Respons pasar terhadap produk baru begitu cepat dan kian selektif. Tren terhadap jenis 'handphone' juga terus bergulir sehingga perlu ada keunggulan dan spesifikasi baru yang bisa membuat tahan di pasar lebih lama," katanya.
Sementara itu salah satu upaya menggenjot produk "handset" seluler saat ini biasanya dilakukan dengan melakukan "bandling product" dengan operator seluler yang menawarkan berbagai fitur dan kemudahan layanan menarik yang dibutuhkan dan digemari pasar.
"Sebagian dilakukan dengan 'bandling' dimana kami memungkinkan memberikan kepuasan kepada konsumen. Tahun 2010 persaingan produk 'messaging phone' akan lebih ketat lagi, demikian halnya persaingan antar operator seluler," katanya.
Sementara itu Public Relation LGMC Indonesia, Rinaldi D Gultom menyebutkan kemudahan melihat fitur-fitur dalam ponsel menjadi salah satu pertimbangan konsumen untuk membeli produk baru.
"Pemilik ponsel menghindar dari kerumitan untuk terus mengakses kembali menu inbox untuk melihat pesan atau fitur lainnya disamping tentunya kapasitas layanan," kata Rinaldi menambahkan.***2***
Syarif Abdullah
(T.S033/B/Z004/C/Z004) 27-11-2009 16:13:30
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.