"Kami mengimbau masyarakat tetap di rumah, kalau memang harus bepergian, KAI siap membantu yang dinas, berbisnis, dan repatriasi tetapi harus membawa dokumen yang lengkap," kata Didiek saat jumpa pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang disiarkan langsung akun Youtube BNPB Indonesia dipantau dari Jakarta, Kamis.
Didiek mengatakan PT KAI siap melayani perjalanan dinas, bisnis, dan repatriasi warga negara Indnesia ke kampung halaman secara selamat, aman, nyaman, dan sehat sampai ke tujuan.
Menurut Didiek, PT KAI sudah menjalankan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah dan sudah menyosialisasikannya di stasiun-stasiun.
Baca juga: PTKAI operasikan perjalanan KA luar biasa berdasarkan ganjil-genap
"Awak kereta api juga dilengkapi dengan alat pelindung diri saat bekerja. Penumpang kereta api juga harus memakai masker. Bila tidak membawa akan diberikan masker yang wajib dipakai," tuturnya.
Didiek mengatakan sebelum keberangkatan, setiap kereta juga dibersihkan menggunakan disinfektan. PT KAI juga memastikan pegawai yang melayani perjalanan penumpang seluruhnya dalam keadaan sehat.
Calon penumpang dapat bepergian menggunakan kereta api asalkan untuk kepentingan perjalanan dinas dan bisnis yang dilengkapi surat tugas dan surat keterangan sehat.
Baca juga: Hari pertama kereta luar biasa beroperasi, KAI angkut 62 penumpang
Khusus untuk perjalanan kereta rel listri komuter, Didiek mengatakan tidak bisa menerapkan membawa surat kesehatan, tetapi penumpang wajib menggunakan masker dan diukur suhu tubuhnya.
"Bila suhu tubuh penumpang 38 derajat Celcius atau lebih, maka akan diisolasi di stasiun," jelasnya.
Tentang penumpukan penumpang kereta rel listrik komuter, Didiek mengatakan hal itu hanya terjadi di Stasiun Bogor pada saat awal penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Sesuai dengan peraturan PSBB, perjalanan pertama kereta rel listrik komuter adalah pukul 06.00. Namun kebiasaan penumpang di stasiun ujung seperti Stasiun Bogor adalah bersiap dari pukul 04.00," katanya.
Saat ini, jadwal perjalanan kereta rel listrik komuter telah diperbaiki sehingga penumpukan penumpang bisa diatasi.
Baca juga: PT KAI bagikan sembako untuk warga terdampak pandemi corona
Pewarta: Dewanto SamodroEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.