Sebanyak 6.007 calon haji asal Kabupaten/Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kuningan dan Kabupaten Majalengka akan berangkat ke Tanah Suci, Arab Saudi, untuk menunaikan ibadah haji tahun 2019 dari Bandara Internasional Jawa Barat, Kertajati, Kabupaten Majalengka.

"Total ada 6.007 calon jamaah haji yang berangkat dari Bandara Kertajati dan sisanya dari embakarsi Bekasi," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa, seusai memimpin Rapat Pembahasan Rencana Pemberangkatan Haji dari Bandara Kertajati, di Gedung Sate Bandung, Senin.

Ia menambahkan ada 22 kabupaten/kota yang akan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji dari embarkasi Bekasi dan rencana pemberangkatan jamaah haji dari Bandara Kertajati tidak akan menggangu persiapan haji yang sudah dilakukan oleh Kankanwil Kemenag Jawa Barat selama ini.

"Insya Allah tidak ada perubahan kloter. Semua on schedule. Minta doanya kepada semuanya supaya pelaksanaan ibadah haji tahun 2019 di Jawa Barat berjalan lancar dan sesuai rencana," ujar dia.

Ia menyebutkan keberangkatan pertama jamaah haji dari Bandara Internasional Jawa Barat, Kertajati, Kabupaten Majalengka, akan dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2019.

Dia mengatakan Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat telah diperintahkan oleh pihaknya untuk mempersiapkan segala hal terkait rencana rencana pemberangkatan haji dari Bandara Kertajati.

"Jadi Kanwil Kemenag Jabar diperintahkan oleh Pak Menteri dan Pak Dirjen untuk mempersiapkan segalanya termasuk soal asrama hajinya," tambahnya.

Asrama haji untuk jamaah haji yang berangkat dari Bandara Kertajati, sebut dia akan berada di Kota Cirebon.

"Dan Insya Allah nanti asrama haji kemungkinan di Cirebon. Itu sudah disurvei satu tahun sebelumnya dan hasil kesimpulan dari Kemenang di hotel. Itu karena fasilitasnya memadai. Itu ada satu hotel, di Cirebon dan jaraknya hanya 45 menit sampai ke Kertajati," jelas dia.

Selain itu, lanjut Iwa Pemprov Jawa Barat juga sedang melakukan langkah-langkah terkait pemberangkatan haji dari Bandara Kertajati.

"Jadi saya minta kepada Pak Daud Achmad (Asda I Setda Jabar) dan Kakanwil Kemenag Jabar untuk melakukan langkah-langkah kepanitian, siapa berbuat apa sedang dalam proses," ujar dia.

Lebih lanjut ia mengemukakan Pemprov Jawa Barat juga memerintah kepada direksi PT BIJB untuk melengkapi seluruh persyaratan terkait rencana pemberangkatan jamaah haji dari bandara ini.

"Termasuk kesiapan avtur di sana, tadi informasi sudah siap dengan Pertamina sehingga kita akan pantau lagi nanti," tegas dia.

Baca juga: Menag: Sejumlah langkah dipersiapkan agar Kertajati jadi bandara haji 2019

Baca juga: Embarkasi haji Jabar tahun ini diputuskan di Bandara Kertajati

 

Pewarta: Ajat Sudrajat

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019