Bandung (Antaranews Jabar) - Persiwa Wamena akan mengubah strategi permainan saat menghadapi Persib Bandung pada leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia yang akan dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Senin (11/2).

"Persib dengan dukungan penuh Bobotoh, saya kira itu yang agak menjadikan kami harus waspada dan mungkin akan mengubah strategi dan taktik permainan," kata Winaryo, saat jumpa pers di Graha Persib di Kota Bandung, Minggu.

Pelatih asal Malang tersebut mengatakan usai berakhir imbang 0-0 pada leg pertama, saat ini Persiwa memiliki kesempatan yang sama dengan Persib Bandung.

Dia menyebutkan untuk pertandingan besok (Senin, 11/2), timnya akan sedikit mengubah strategi untuk lebih menyerang.

"Kalau kemarin (leg pertama) kita banyak bertahan, mungkin kali ini kita harus memikirkan bagaimana caranya kita untuk mencetak gol," katanya.

Baca juga: Laga Persib vs Persiwa dapat izin Polres dan Pemkab

Menurut dia, saat ini komposisi tim Maung Bandung berada di atas timnya dan jika besok terjadi adu penalti ia akan memaksimalkan kesempatan.

"Kalau dilihat dari materi antara Persiwa dengan Persib tentunya ada bedanya ya, pasti Persib yang di atas. Jika terjadi adu penalti pasti kami siap. Kami sudah menyiapkan eksekutor penalti," tuturnya.

Sementara itu, Kapten Persiwa Wamena Arfan Arywijaya mengatakan besok adalah pertandingan yang ia tunggu karena Bandung merupakan kampung halamannya.

"Mudah-mudahan besok bisa memberi yang terbaik dan hiburan untuk masyarakat Bandung," Kata Arfan.

Manajemen Persiwa sebelumnya masih belum memberikan kepastian untuk datang ke Bandung setelah diundurnya pertandingan.

Namun, Arfan menuturkan atas kerinduan para bobotoh akhirnya Manajer Persiwa memutuskan untuk datang ke Kota Kembang.

"Kemarin sempat dari tim manajer masih ragu dan pemain tidak memaksakan itu, tapi kata manajer harus datang karena bobotoh rindu ke stadion,"ujar Arfan.

Baca juga: Pemain Persib proses pemulihan fisik jelang laga lawan Persiwa

 

Pewarta: ASJ

Editor : Ajat Sudrajat


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019