Cianjur (Antaranews Jabar) - Pemkab Cianjur, Jawa Barat, mempercepat penataan dan penambahan fasilitas di zona bawah Situs Meghalit Gunung Padang, Kecamatan Campaka.

Pemkab Cianjur, berwenang mengelola kawasan pendukung di kawasan situs tertua di dunia tersebut, tepatnya di zona pendukung, bagian bawah situs.

Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Cianjur, Munajat di Cianjur Jumat, mengatakan konteks pengelolaan di tingkat Cianjur dengan membangun berbagai fasilitas tahun ini.

"Tahun ini akan dibangun dua `rest area` di Pal 2 dan Stasiun Lampegan. Dilengkapi area parkir, 145 kios serta Pusat informnasi untuk turis, masjid dan `home stay`," katanya.

Ia menuturkan pengelolaan situs megalitikum Gunung Padang terbagi tiga kewenangan, pusat, provinsi dan kabupaten. Pusat dipegang BP3 Banten, kewenangan provinsi fokusnya pada kebudayaan dan kabupaten kewenangannya di zona pendukung. 

Hingga saat ini, Pemkab Cianjur belum menarik retribusi dari pengelolaan kawasan situs, sehingga belum ada PAD yang diperoleh dari kawasan tersebut.

Pihaknya akan berkoordinasi ke bawah dan ke atas, meskipun di kawasan situs sudah ada pendapatan tapi bukan pajak. Ketika sudah ada kesepakatan dapat dijadikan layanan satu atap.

Tahun depan pihaknya berencana membuat trayek angkutan umum menuju Gunung Padang dan menyediakan mobil wara-wiri untuk wisatawan.

Pengunjung Situs Megalitikum Gunung Padang adalah wisatawan domestik dan mancanegara. 

Pewarta: Ahmad Fikri

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2018