Bandung (Antaranews Jabar) - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mencanangkan program gerakan "Jabar Quick Respons" sebagai media menghimpun keluhan-keluhan dari masyarakat.

"Dalam 100 hari saya akan bikin Jabar Quick Respons, merespon kemanusiaan," ujar pria yang akrab disapa Emil ini di Bandung, Kamis.

Ia menambahkan, program tersebut merupakan hasil telaahnya yang banyak menerima keluhan maupun masukan dari masyarakat melalui media sosial pribadi.

Ia menceritakan masyarakat banyak mengeluh tentang kondisi sosial, ekonomi, hingga infrastruktur di daerahnya, sehingga tercetus untuk membuat program Jabar Quick Respons agar penanganan dapat dilakukan secara cepat.

"Harus kompetitif itu kuncinya, jangan ada yang lelet, ga mampu berkompetisi," lanjut dia.

Selain Jabar Quick Respons, Emil juga telah merancang program dalam 100 hari kerja seperti satu desa/pesantren satu perusahaan, mewujudkan provinsi digital, hingga kepala desa/petani yang terkoneksi dengan smartphone.

"Kemudian isu Smart City dalam satu tahun bisa terkejar. Saya kira itu yang realistis yah, kalau berharap ada infrastruktur-infrastruktur itu jangka tiga tahun," jelas dia.

Rencana lain yang akan segera direalisasikan yakni membentuk grup perpesanan instan Whatsapp dengan seluruh kepala daerah. Pembentukan grup perpesanan ini agar memudahkan koordinasi antar kepala daerah.

"Jadi dibuat rileks lah, tidak ada atasan atau bawahan. Kalau misalnya ada hal-hal yang bisa diselesaikan melalui Whatsapp, tinggal bereskan ga usah rapat," katanya.

Pewarta: Asep Firmansyah

Editor : Isyati Putri


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2018