Bandung  (Antaranews Jabar) - Beberapa jam setelah kabar penangkapan dirinya dalam suatu operasi tangkap tangan KPK, Selasa malam, Bupati Kabupaten Bandung Barat, Abubakar mengklarifikasi isu tersebut. 

Untuk memberikan klarifikasi sekaligus membantah berita itu,  Abubakar datang ke kediamannya di Jalan Mutiara 1, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, untuk menemui wartawan yang sudah menunggunya.

Kepada wartawan, Abubakar mengaku kaget atas berita yang muncul terkait OTT dirinya itu. Menurut dia, dari pagi hingga sore, ia sibuk dengan pekerjaannya sebagai kepala daerah serta mempersiapkan istrinya, Elin Suharlian, yang ikut dalam kontestasi Pilbup KBB.

Isu OTT tersebut ia terima saat mendampingi Elin dalam persiapan menghadapi debat publik Pilbup KBB yang digelar pada Rabu malam.
 
Bupati Kabupaten Bandung Barat Abu Bakar memberikan keterangan kepada awak media di kediamannya di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (10/4). Dalam keterangannya Abu Bakar membantah pemberitaan terkait penangkapan OTT dirinya oleh KPK. ANTARA JABAR/Raisan Al Farisi/agr/18

"Hari ini mungkin ada sesuatu yang sangat luar biasa yang terjadi yang memang erat kaitannya dengan jabatan saya sebagai kepala daerah. Dari pagi sampai hari ini saya sedang menjalankan tugas sebagai kepala daerah," kata dia saat ditemui di kediamannya, Selasa.

Namun ia tidak menyangkal bahwa dirinya sempat ditemui dua petugas dari KPK yang datang sekitar pukul 17.00 WIB. Pertemuan pun digelar di rumah dinasnya di Padalarang.

Kedatangan dua petugas tersebut, kata Abubakar, hanya meminta keterangan mengenai kabar bahwa ia meminta penggalangan dana kepada sejumlah kepala dinas untuk keperluan berobat serta modal istrinya maju di Pilbup.

"Saya jelaskan justru terbalik. Saya sangat mewanti-wanti bahwa saya terus terang, saya tidak minta dibekali apa-apa. Saya minta diberikan doa saja supaya saya sehat, kuat, bisa menyelesaikan tugas," katanya.

Bahkan kepada petugas KPK, ia meminta bukti jika memang dirinya telah meminta para kepala dinas untuk melakukan penggalangan dana.

"Kalau persoalan isu mereka menggalang dana dan sebagainya mari buktikan ada gak? Tidak ada nominal ini hanya isu," katanya.

Ia melanjutkan, pertemuan dengan petugas KPK selesai sekitar pukul 19.00 WIB. Ia pun menyatakan siap jika perugas dari KPK datang kembali dan meminta keterangannya selama dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah.

"Saya sendiri menyampaikan (kepada petugas KPK) kalau memang keterangan saya masih dibutuhkan saya siap dan posisi keterangan saya tidak akan berubah," katanya.

Abubakar menduga, isu OTT ini ada kaitannya dengan kontestasi Pilbup, terlebih istrinya kini mencoba peruntungan untuk melanjutkan kepemimpinan yang telah ia duduki selama dua periode.

"Ya kaitan dengan Pilkada jelas cuma saya tidak mau dulu menduga saya hanya ingin berbicara fakta," kata dia.
 
Bupati Kabupaten Bandung Barat Abu Bakar memberikan keterangan kepada awak media di kediamannya di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (10/4). Dalam keterangannya Abu Bakar membantah pemberitaan terkait penangkapan OTT dirinya oleh KPK. ANTARA JABAR/Raisan Al Farisi/agr/18

Pewarta: Asep Firmansyah

Editor : Sapto HP


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2018