Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada seorang ibu asal Cimahi, Nina Saleha, atas kasus perawat yang menyerahkan bayinya kepada orang lain.
“Manajemen Rumah Sakit Hasan Sadikin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas ketidaknyamanan yang dialami,” demikian pernyataan resmi Manajemen RSHS di Bandung, Jumat.
Manajemen memastikan telah melakukan komunikasi langsung dengan Ibu Nina Saleha untuk mengetahui kronologi kejadian serta menindaklanjuti keluhan yang disampaikan.
Selain itu, pihak rumah sakit juga telah melakukan kunjungan kepada yang bersangkutan dan menyebut permasalahan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Manajemen menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pegawai, termasuk tenaga kesehatan, guna mencegah kejadian serupa terulang.
“RSHS berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta melakukan perbaikan berkelanjutan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan,” tulis pernyataan.
Sebelumnya, seorang ibu atas nama Nina Saleha membagikan pengalaman atas kelalaian seorang perawat di RSHS Bandung melalui media sosial Tiktok.
Ibu Nina diketahui baru melahirkan dan mengaku hampir saja kehilangan bayinya di ruang perawatan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Pasalnya, saat akan membawa pulang, bayinya tengah digendong diduga oleh orang tidak dikenal yang diserahkan oleh salah satu perawat di ruang NICU Gedung Ibu dan Anak RSHS Bandung saat dirinya sedang pergi makan.
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2026