Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, menggencarkan patroli guna menekan berbagai penyakit masyarakat yang banyak dilaporkan selama bulan puasa, terutama perang sarung di sejumlah kecamatan.

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi di Cianjur, Minggu, mengatakan patroli digencarkan pada malam hingga dini hari melibatkan petugas gabungan termasuk jajaran Polsek, dimana banyak laporan terkait perang sarung yang dilakukan kelompok remaja.

Pihaknya sudah memberikan instruksi pada anggota dan jajaran Polsek untuk lebih menggencarkan patroli terutama pada malam dan dini hari menjelang sahur hingga pelosok guna mengantisipasi perang sarung dan penyakit masyarakat lainnya selama bulan puasa.

"Ketika ditemukan kelompok anak-anak atau remaja berkumpul pada malam hari langsung dilakukan pemeriksaan dan diminta untuk pulang ke rumahnya masing-masing guna menghindari hal tidak diinginkan," katanya.

Ketika ditemukan unsur pidana terlebih ditemukan senjata tajam atau benda berbahaya lainnya saat dilakukan pemeriksaan maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas dan memproses kasusnya.

Pihaknya mengimbau berbagai kalangan di Cianjur ikut serta membantu menekan berbagai penyakit masyarakat terutama orang orang tua dengan meningkatkan pengawasan terhadap anak dan remaja dengan memastikan mereka sudah di rumah setelah tarawih dan setelah shalat subuh.

“Kami mengimbau orang tua memastikan anak mereka tidak berkeliaran saat malam sampai dini hari, pengawasan ketat harus dilakukan agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat merugikan diri, orang lain, dan lingkungan sekitar," katanya.

Dia menambahkan selain patroli langsung ke lapangan, pihaknya menggencarkan patroli siber di berbagai media sosial guna mengantisipasi perang sarung, aksi tawuran, dan aksi kekerasan jalan lainnya yang kerap dijadikan tempat membuat janji.

"Patroli siber dilakukan karena para pelaku kerap menggunakan media sosial untuk membuat janji untuk melakukan berbagai aksi kekerasan jalanan termasuk perang sarung," katanya.

Pewarta: Ahmad Fikri

Editor : Riza Fahriza


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2026