Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memastikan 360 Koperasi Desa Merah Putih di Cianjur sudah berbadan hukum sebagai legalitas operasional koperasi.
Kepala Diskumdagin Cianjur Dedi Supriadi di Cianjur, Rabu, mengatakan dari ratusan KDMP yang sudah terbentuk dan berbadan hukum saat ini dalam proses pembangunan gerai yang ditargetkan dapat tuntas sebelum April 2026.
“Untuk proses pembangunan gerai saat ini sebagian besar sedang berjalan, bahkan beberapa diantaranya sudah selesai dibangun seperti di Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi dan Desa Mayak, Kecamatan Cibeber," katanya.
Keberadaan koperasi di seluruh desa dan kelurahan di Cianjur diharapkan dapat menjadi motor penggerak perekonomian mulai dari utara sampai selatan Cianjur, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Sambil menunggu pembangunan gerai tuntas dilakukan, pihaknya memberikan berbagai pelatihan dan penguatan tata kelola koperasi agar operasional-nya berjalan sesuai harapan dengan anggota yang terus bertambah.
“Untuk tata kelola sebagian sudah ada yang berjalan namun untuk gerai yang lengkap sesuai dengan kebutuhan koperasi masih dalam proses pembangunan," katanya.
Dia menjelaskan berbagai pelayanan dan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dan obat murah, sembako murah, hingga penjualan pupuk bagi petani cukup datang ke KDMP yang ada di desa tempat tinggal-nya masing-masing.
Sehingga program yang digagas pemerintah pusat dapat lebih mensejahterakan masyarakat desa dan kelurahan terutama di Kabupaten Cianjur, dimana sudah terbentuk KDMP di 360 desa yang tersebar di 32 kecamatan mulai dari utara hingga selatan.
Kehadiran KDMP di setiap desa, tutur dia, mempermudah masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pangan, pupuk dan layanan kesehatan dimana setiap koperasi memiliki klinik dan apotek, sehingga dapat menunjang peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Cianjur.
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2026