Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp14,9 miliar untuk pelaksanaan Operasi Pasar Bersubsidi (Opadi) sepanjang 2025 guna menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat.
Kepala UPT Industri Pangan Olahan dan Kemasan Disperindag Jabar Ari Fadil Nasution dalam keterangannya di Cirebon, Rabu, mengatakan anggaran tersebut disalurkan pada momentum Idul Fitri, Idul Adha, serta Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Ia menyebutkan khusus untuk momen Natal dan tahun baru, Pemprov Jabar mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,6 miliar yang disalurkan ke 27 kabupaten dan kota.
Untuk Kota Cirebon, kata dia, jumlah paket yang disalurkan dalam kegiatan Opadi sebanyak 1.531 paket, berdasarkan hasil kajian kebutuhan daerah.
“Setiap paket Opadi berisi beras tiga kg, gula pasir satu kg, minyak goreng satu liter, dan tepung terigu satu kg,” katanya.
Menurut dia, harga normal paket tersebut sekitar Rp96.700, namun masyarakat hanya perlu menebusnya dengan harga sekitar Rp40.000 karena mendapat subsidi hingga 58 persen.
Ia mengatakan pelaksanaan program Opadi harus tepat sasaran, bermanfaat bagi masyarakat, serta mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
“Kami berharap Opadi dapat meringankan pengeluaran masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan,” ujarnya.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyambut baik pelaksanaan Opadi di daerahnya, karena dinilai efektif membantu masyarakat di tengah potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.
“Program Opadi hari ini menjadi langkah nyata pemerintah provinsi dalam membantu masyarakat Kota Cirebon,” katanya.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah, dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon Iing Daiman mengatakan program Opadi, merupakan salah satu instrumen penting dalam pengendalian inflasi daerah.
Melalui pelaksanaan Opadi, kata dia, pemerintah daerah berupaya menciptakan rasa aman dan tenang bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal serta libur akhir tahun.
Selain itu, ia memastikan Pemkot Cirebon bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah, akan terus memantau perkembangan harga dan melakukan intervensi apabila diperlukan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik terhadap fluktuasi harga. Pemerintah akan selalu hadir untuk menjaga daya beli masyarakat,” kata Iing.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov Jabar alokasikan Rp14,9 miliar untuk program Opadi
Editor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2025