Antarajabar.com - Jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kabupaten Garut, Jawa Barat, meluncurkan buku banjir bandang Cimanuk Garut untuk memperingati  satu tahun bencana banjir luapan Sungai Cimanuk yang terjadi 20 September 2016.

"Peluncuran buku ini merupakan kumpulan tulisan para wartawan dari berbagai media untuk mengenang satu tahun bencana banjir Garut," kata Ketua PWI Garut, Aep Hendy saat acara "Launching Buku Cimanuk Ngamuk" di Aula Kampus Universitas Garut di Garut, Rabu.

Ia menuturkan, buku yang berjudul "Cimanuk Ngamuk Antologi Karya Jurnalistik Bencana Banjir Garut" itu berisikan tentang berbagai tulisan yang mengisahkan para korban banjir, sukarelawan, penanggulangan bencana termasuk kerusakan alam yang diduga menjadi penyebab banjir.

Buku setebal 220 halaman itu, kata dia, dikumpulkan dan disusun selama hampir satu tahun oleh Dosen Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi Uniga, Feri Purnama.

"Alhamdulillah buku ini dapat tersusun oleh Feri Purnama juga sebagai wartawan dan juga ikut menyumbangkan beberapa tulisannya dalam buku ini," kata Aep wartawan Surat Kabar Harian Kabar Priangan itu.

Ia mengungkapkan, buku antologi karya jurnalistik bencana banjir tersebut dibagikan secara gratis kepada berbagai kalangan masyarakat, dan mahasiswa yang hadir dalam acara itu.

Selain itu, lanjut dia, rencananya buku tersebut akan dicetak kembali dan dibagikan secara gratis untuk perpustakaan daerah, sekolah maupun perguruan tinggi juga pegiat literasi.

"Insya Allah buku cetakan kedua akan dibagikan gratis juga untuk perpustakaan dan pegiat literasi di Garut," katanya.

Ia menambahkan, tujuan dari pembuatan buku bencana banjir bandang Sungai Cimanuk itu agar masyarakat maupun setiap generasi manusia di Garut dapat mengenang tentang Garut yang pernah dilanda bencana banjir.

Banjir yang telah merusak bangunan rumah, bahkan puluhan korban jiwa itu, kata dia, perlu menjadi perhatian bagi semua masyarakat Garut agar bencana serupa tidak terjadi lagi.

"Sungai Cimanuk dan lingkungan sekitar harus dijaga dengan baik oleh manusia agar dapat terus memberikan kehidupan dan menjaga keselarasan alam," kata Aep.

Kegiatan peluncuran itu dihadiri oleh Wakil Bupati Garut Helmy Budiman, Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Garut Iman Alirahman, Kepala Basarnas Jabar Slamet Riyadi, Perwakilan Rektor Uniga, kemudian Budayawan juga wartawan senior Garut, Usep Romli.

Acara tersebut dimulai dengan penampilan kesenian musik tradisional dan teatrikal dengan tema "Ceurik Cimanuk", dan tarian dari siswa SMP Negeri 1 Cilawu, Garut.

Selanjutnya acara diakhiri dengan "Talkshow" dengan pemateri dari budayawan juga wartawan senior, penyusun buku Feri Purnama, Sekda Garut, Kepala Basarnas Jabar, perwakilan DPRD Garut dan Kepala Staf Kodim TNI 0611 Garut Mayor Inf Aat Supriatna.

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Sapto HP


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2017