Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mencatat angka kunjungan turis ke sejumlah tempat wisata di Kota Kembang sepanjang tahun 2024 mencapai 8,5 juta wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Iya angka kunjungan wisatawan tahun 2024 naik jadi 8,5 juta dari tahun sebelumnya 7 juta. Ini naiknya dilihat dari awal tahun yang terbagi keempat triwulan," ujar Sekretaris Disbudpar Kota Bandung, Nuzrul Irawan di Bandung, Senin.

Baca juga: Pemkot Bandung membangun destinasi baru percantik Kampung Wisata Braga

Irwan menjelaskan faktor yang mempengaruhi peningkatan kunjungan wisatawan tersebut karena banyak libur panjang dan ditambah ada beberapa kegiatan yang menarik yang di Kota Bandung sepanjang tahun lalu.

"Paling berpengaruh faktor event paling banyak. Baik event yang dikelola oleh kita maupun dari swasta seperti ada musik, peti sabun, dan Asia Africa Festival," kata dia.

Dengan peningkatan tersebut, kata dia, tentunya berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandung, sehingga pihaknya akan terus berupaya agar tingkat kunjungan wisatawan kembali meningkat pada tahun 2025.

"Mudah-mudahan untuk tahun 2025 sekarang bisa lebih meningkat lagi karena kita banyak menyelenggarakan event-event," katanya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan untuk meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan pada tahun 2025, pihaknya akan tetap fokus dengan cara mengadakan berbagai kegiatan yang bisa menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Pada tahun 2025 kita terus meningkatkan dengan event sih kemudian mudah-mudahan ada destinasi-destinasi baru. Tapi event akan diperbanyak dan kemungkinan ada juga event swasta," katanya.


Atas hal tersebut, pihaknya tentu akan mempermudah izin bagi pihak swasta yang ingin menggelar kegiatan, seperti konser musik dan kegiatan lain yang bisa menarik wisatawan untuk datang ke Kota Bandung.

"Kita tentunya akan terus membuka juga bagi pelaku event yang ingin masuk calender of event, jadi ya silakan saja karena itu menjadi daya tari," kata Nuzrul.

 

Baca juga: Konsep rumah sakit dengan area publik dorong pengembangan wisata medis Bandung

Pewarta: Rubby Jovan Primananda

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2025