Tim Search and Rescue (Sar) gabungan melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang sudah lima hari hilang di perairan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dengan menggunakan perahu dan menyusuri pantai.

"Kalau hari ini masih belum ditemukan, besok kalau memungkinkan gelombang dan angin landai akan mencari dengan menggunakan kapal patroli," kata Kepala Satuan Polisi Air dan Udara Polres Garut AKP Anang Sonjaya saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Jumat.

Baca juga: Dinkes Garut "skrining" masyarakat untuk deteksi dini keracunan makanan

Ia menuturkan nelayan yang hilang itu diketahui bernama Yanto Suprianto (35) warga Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut, yang dilaporkan tenggelam saat mencari ikan di perairan Pantai Cikolomberan, Kecamatan Cibalong, Senin (9/10) pagi.

Berdasarkan keterangan warga sudah sering melakukan aktivitas mencari ikan dengan alat tradisional, dan dilakukan dengan cara menyelam.

Pengakuan saksi, kata Anang, korban sempat muncul ke permukaan untuk menyimpan ikan, kemudian kembali menyelam tapi tidak kembali muncul setelah satu jam, sehingga membuat panik saksi.

"Merasa cemas, saksi memberi kabar kepada warga sekitar untuk melaporkan kejadian ke Satpolairud Polres Garut," katanya.
Anang menyampaikan jajarannya bersama masyarakat nelayan langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan olah tempat kejadian perkara.

Upaya pencarian saat itu, kata dia, tidak membuahkan hasil, sampai proses pencarian ke tengah lautan dan menyusuri pantai, hingga hari kelima belum ditemukan keberadaan korban.

Baca juga: Kemenparekraf ajarkan digitalisasi untuk pelaku ekonomi kreatif di Garut

Tim SAR gabungan memperluas pencarian nelayan dari semula di pantai sekitar korban hilang, kemudian pencarian dilakukan di Pantai Sayang Heulang, lalu menuju Pantai Gunung Geder, dan Pantai Manalusu.

"Pencarian bergeser ke arah Pantai Gunung Geder dan Pantai Manalusu, Kecamatan Cikelet, setelah kemarin di Pantai Punaga dan Sayang Heulang, Kecamatan Pameungpeuk yang sebelumnya di pantai wilayah Cibalong, namun sampai saat ini masih belum ditemukan," katanya.*

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023