Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, meminta semua pihak termasuk pemerintah dan masyarakat untuk mendukung pengelolaan Situ Bagendit yang baru direvitalisasi secara profesional agar menjadi destinasi wisata primadona.

"Situ Bagendit itu milik kita semua, bukan hanya milik kita (pemerintah), tapi semua yang terlibat di sana, jadi semua pihak harus profesional mengelolanya," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut Agus Ismail di Garut, Kamis.

Ia menuturkan objek wisata Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi sudah diluncurkan sebelumnya oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang menyampaikan pesan untuk dikelola secara baik dan profesional.

Setelah Situ Bagendit selesai direvitalisasi itu, kata dia, sudah ada fasilitas yang nyaman, aman dan menarik bagi wisatawan.

"Untuk itu keberadaannya harus dikelola profesional, manajemen harus profesional," kata Agus.

Ia menyampaikan wajah baru objek wisata danau itu, oleh jajaran pemerintah daerah khususnya Disparbud Garut dijaga dengan baik, kemudian penerapan aturannya, termasuk retribusi untuk penyerapan pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata.

Selain peran pemerintah, kata dia, pelaku usaha wisata di sana harus profesional dalam memberikan pelayanan kepada pengunjung agar nyaman dan aman.
Bahkan, lanjut dia, pengunjung objek wisata Situ Bagendit juga harus tertib selama berwisata mulai dari membeli tiket, menjaga kebersihan dan mematuhi aturan yang berlaku di tempat wisata.

"Pengunjung juga harus tertib, seperti jangan buang sampah sembarangan, bayar karcis dan menjaga fasilitas yang ada," katanya.

Ia menambahkan Disparbud Garut selama ini terus melakukan sosialisasi dengan berbagai pendekatan untuk membangun kesadaran semua pihak dalam menjaga dan merawat objek wisata Situ Bagendit.

"Kami sosialisasikan bagaimana menjaga ketertiban di tempat wisata, bagaimana memperlakukan Bagendit itu secara profesional," katanya.

 

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023