Anggota DPR RI Edy Soeparno membantu menemukan keberadaan Ida pekerja migran asal Cianjur, Jawa Barat yang menjadi korban Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) dan segera memulangkannya setelah berkoordinasi dengan Konsulat Jendral RI (KJRI) di Dubai.

"Saya sempat meminta bantuan Konjen RI di Dubai untuk membantu mencari keberadaan pekerja migran asal Cianjur itu, kabar baiknya Ida warga Desa Babakansari, Kecamatan Sukaluyu, sudah ditemukan dan di bawah perlindungan kepolisian setempat," katanya saat dihubungi Senin.

Baca juga: Polres Cianjur berkoordinasi dengan KBRI ungkap PMI jadi pelayan seks di Dubai

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI itu, terus berkoordinasi dengan KJRI Dubai untuk pembebasan sepenuhnya terhadap Ida yang dijadikan pekerja seks di negara tersebut, dan mengupayakan kepulangannya ke tanah air untuk berkumpul kembali dengan keluarganya di Cianjur.

Edy menjelaskan, pihaknya langsung menurunkan tim untuk mencari lokasi kediaman Ida di Cianjur guna mendapat keterangan dari pihak keluarga yang sempat membuat video meminta bantuan aparat penegak hukum di Indonesia untuk membantu kepulangan Ida.

"Kami intens berkomunikasi dengan KJRI Dubai agar dapat membantu menemukan keberadaan Ida dan selanjutnya kami akan membantu kepulangan secepatnya, kami sudah memberitahukan hal tersebut pada keluarga," katanya.
Wakil rakyat dari daerah pemilih Cianjur itu, menuturkan sebagai wakil rakyat pihaknya akan terus membantu dan meringankan beban serta memberikan solusi bagi warga Cianjur yang sudah memberikan kepercayaannya.

Seperti diberitakan Polres Cianjur, berkoordinasi dengan KBRI dan kepolisian di Negara Dubai guna mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap pekerja migran asal Cianjur yang dipekerjakan sebagai pelayan seks.

Baca juga: Polres Cianjur tangkap 8 tersangka TPPO

Kapolres Cianjur, AKBP Aszhari Kurniawan, mengatakan pihaknya sudah menangkap pelaku Rahmat warga Kecamatan Karangtengah yang menyalurkan pekerja migran atas nama Ida warga Desa Babakansari, Kecamatan Sukaluyu ke Dubai.

Rahmat berhasil ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan dan menyebutkan sejumlah nama yang terlibat dalam kasus TPPO terhadap Ida, sehingga pihaknya akan mengembangkan kasus tersebut sampai menangkap otak pelaku berkoordinasi dengan KBRI dan Kepolisian Dubai.

Pewarta: Ahmad Fikri

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023