Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu, Jawa Barat, tetap melakukan perbaikan irigasi pertanian, agar areal persawahan di daerah itu aman dari kekeringan.

"Kami saat ini terus berkoordinasi dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Cimanuk Cisanggarung, untuk melakukan perbaikan irigasi pertanian," kata Bupati Indramayu Nina Agustina di Indramayu, Jumat. 

Menurutnya perbaikan irigasi pertanian itu untuk memastikan pasokan air baku bagi lahan pertanian yang ada di Kabupaten Indramayu, bisa lancar dan maksimal. 

Sehingga, lanjut Nina, diharapkan dapat meningkatkan produksi padi di daerah itu, mengingat saat ini Indramayu merupakan lumbung padi nasional dengan produksi mencapai 1,7 juta ton gabah kering panen (GKP). 

Ia menjelaskan saat ini BBWS Cimanuk Cisanggarung sedang proses perbaikan irigasi dari Bendung Rentang, sehingga aliran air baku tidak bisa didapatkan para petani secara maksimal untuk sementara waktu ini. 

"Jika irigasi dari Bendung Rentang sudah selesai diperbaiki, maka air baku untuk pertanian akan lebih lancar dari biasanya, dan dipastikan mencukupi," tuturnya.

Nina mengimbau kepada para petani agar bisa mengikuti instruksi dari dinas terkait, terutama yang irigasinya sedang diperbaiki, agar tidak terjadi kekeringan di lahan pertaniannya. 

Namun, pihaknya menjamin bahwa air baku cukup untuk para petani, asalkan mereka bisa mengikuti imbauan petugas di lapangan. 

"Yang terpenting para petani mengikuti arah petugas, agar semua mendapatkan air baku dengan lebih lancar," katanya.


 

Pewarta: Khaerul Izan

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023