Petugas Gabungan tim patroli Kota Bogor, Jawa Barat menyusur tempat-tempat yang berpotensi menyebabkan kerumunan pada pergantian malam tahun baru 2023 untuk mengingatkan warga tetap tertib tanpa pesta kembang api.

Patroli diikuti langsung Wali Kota Bima Arya Sugiarto, Wakil Wali Kota Dedie Abdul Rachim, Kapolresta Kombes Pol Purnomo Condro, KasatpolPP Agustiansyah dan Dandim 0606 Kolonel Inf. Ali Akhwan.

Kegiatan patroli dimulai dari Balai Kota Bogor sekitar pukul 19.45 WIB menggunakan bus Uncal ke Alun-alun kota yang untuk pertama kalinya dimanfaatkan warga untuk pergantian tahun. Di sana, warga menyambut tim patroli dengan permintaan swafoto.

Berbagai jajanan dan balon warna warni dijajakan pedagang kaki lima di sekitar Alun-alun.

Tim pun berlanjut mengarah ke Jalan Pajajaran pada pukul 20.40 WIB yang nampak lengang menuju pos pengamanan tahun baru di Simpang Sukasari di seberang Lippo Plaza Ekalokasari.

Kemudian berlanjut sampai di Pos Pengamanan Batutulis pada pukul 21.00 WIB. Nampak Bima Arya dan Kombes Pol Susatyo berkoodinasi dengan petugas untuk memastikan keamanan.

Pos pengaman Batutulis tepat berada di persimpangan arah Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan menuju arah Mal BTM dan arah balik Sukasari.

Rombongan tim patroli pun kembali ke arah Sukasari menuju Jalan Siliwangi, Jalan Pajajaran hingga ke titik akhir patroli di Pos Pelayanan dan Pengaman Bararangsiang di depan Terminal Baranangsiang. Nampak pasukan Pramuka tingkat sekolah juga membantu di setiap pos pengamanan.

Wali Kota Bogor Bima Arya menyatakan, hasil patroli menunjukkan kondisi lalu lintas lebih lengang dari pergantian tahun 2021, sementara titik kerumunan yang nampak padat di Alun-alun kota.
Sementara, tempa-tempat fasilitas publik lain seperti Lapangan Sempur masih ditutup untuk menjaga kondusifitas.

"Jadi semua cukup aman, kondusif, kami hanya minta pengamanan ditambah di Alun-alun," kata Bima.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menambahkan sebanyak 700 personil kepolisian ditambah TNI dan Satpol PP siap mengamankan malam tahun baru.

Seluruh petugas siaga di pos-pos pengamanan dan tempat kerumunan yang yang telah diawasi.

"Kami siap siaga di lapangan, petugas kepolisian berkoordinasi TNI dan Satpol PP akan memantau hingga pergantian tahun. Kami beri waktu warga 30 menit, kemudian kami bubarkan," katanya.

Sementara itu Kepolisian Resor Bogor tidak memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, karena volume kendaraan terkendali.

Pantauan ANTARA di Jalur Puncak Bogor, arah menuju Puncak dan arah sebaliknya relatif ramai lancar. Sejak pagi hingga siang hari cuaca Kawasan Puncak diguyur hujan rintik-rintik.

Meski begitu, Kepolisian tetap memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem ganjil genap kendaraan. Setiap kendaraan yang ingin melintas menuju Puncak, diperiksa terlebih dahulu plat nomornya oleh petugas tepat di Simpang Gadog, Ciawi, Bogor.

Adapun sedikit antrean kendaraan terjadi di dua titik Jalur Puncak, yaitu di Pasar Cisarua tepatnya antrean kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta, dan di Masjid Atta-Awun antrean kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak.

Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin di Pos Pelayanan Terpadu Gadog, menduga penurunan volume kendaraan di Jalur Puncak ini karena mereka yang ingin merayakan Tahun Baru di Puncak, sudah tiba di lokasi sejak Jumat.

Pasalnya, terjadi peningkatan sekitar 20 persen volume kendaraan yang mengarah ke Puncak pada Jumat, jika dibandingkan dengan hari biasa.

Menurutnya, kepadatan kendaraan yang terjadi pada Jumat siang itu karena masyarakat yang ingin merayakan Tahun Baru di Puncak lebih awal tiba, sebelum jalurnya ditutup total atau Car Free Night (CFN) pada malam Tahun Baru.

Pihaknya memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem ganjil genap kendaraan sejak Jumat pukul 15.00 WIB hingga Minggu, 1 Januari 2023 pukul 24.00 WIB.
 

Pewarta: Linna Susanti

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2022