Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat melibatkan seratusan industri kecil menengah (IKM) dalam acara Garut Festival (G-Festival) 2022 untuk menumbuhkan perekonomian daerah sekaligus mempromosikan produk sesuai dengan tema "Karya Garut Mendunia".
"Berkisar antara 150 sampai dengan 200 IKM dilibatkan, sekarang sedang dilakukan penjaringan," kata Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut juga sebagai Ketua Pelaksana G-Fest 2022, Ridwan Effendi di Garut, Jumat.
Ia menuturkan kegiatan G-Festival itu mengangkat beberapa tema besar, salah satunya mempresentasikan peserta inkubasi bisnis yang akan dilakukan investor.
Pihak yang terlibat dalam kegiatan itu, kata dia, tidak hanya IKM dari Garut, melainkan jajaran SKPD, perbankan, perguruan tinggi, media, dan komunitas masyarakat dengan produk yang ditampilkan beragam seperti industri kulit, kopi, batik, kuliner, kriya, dan 'start up' teknologi.
"Melibatkan para pelaku usaha IKM dan 'start up' teknologi, SKPD, perbankan, perguruan tinggi, media, komunitas masyarakat lainnya," katanya.
Ridwan menyampaikan agenda tersebut sudah dilakukan pembahasan bersama untuk persiapan pelaksanaan G-Festival yang akan diselenggarakan di Pendopo, Alun-alun Garut pada 9 sampai 11 Desember 2022.
Ia menyampaikan untuk menambah kemeriahan kegiatan tersebut akan digelar festival kopi yang menghadirkan sejumlah barista ternama di Kabupaten Garut dan akan dikompetisikan untuk selanjutnya dipromosikan di tingkat nasional dan juga internasional.
"Akan ada 'tenant' khusus untuk kopi-kopi kebanggaan Kabupaten Garut yang kami akan mempresentasikan, dan menyuguhkan untuk kepentingan dan juga promosi di tingkat nasional dan juga global," katanya.
Ia berharap penyelenggaraan G-Festival bisa menjadi salah satu pemicu percepatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Garut yang akhirnya bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.
"Ini menjadi salah satu upaya menguatkan sinergi kolaborasi multi 'stakeholders', baik itu pemerintah, kemudian dunia usaha, masyarakat, dan tentu saja berbagai kalangan yang dapat terlibat dan dapat berpartisipasi," kata Ridwan.
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2022
"Berkisar antara 150 sampai dengan 200 IKM dilibatkan, sekarang sedang dilakukan penjaringan," kata Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut juga sebagai Ketua Pelaksana G-Fest 2022, Ridwan Effendi di Garut, Jumat.
Ia menuturkan kegiatan G-Festival itu mengangkat beberapa tema besar, salah satunya mempresentasikan peserta inkubasi bisnis yang akan dilakukan investor.
Pihak yang terlibat dalam kegiatan itu, kata dia, tidak hanya IKM dari Garut, melainkan jajaran SKPD, perbankan, perguruan tinggi, media, dan komunitas masyarakat dengan produk yang ditampilkan beragam seperti industri kulit, kopi, batik, kuliner, kriya, dan 'start up' teknologi.
"Melibatkan para pelaku usaha IKM dan 'start up' teknologi, SKPD, perbankan, perguruan tinggi, media, komunitas masyarakat lainnya," katanya.
Ridwan menyampaikan agenda tersebut sudah dilakukan pembahasan bersama untuk persiapan pelaksanaan G-Festival yang akan diselenggarakan di Pendopo, Alun-alun Garut pada 9 sampai 11 Desember 2022.
Ia menyampaikan untuk menambah kemeriahan kegiatan tersebut akan digelar festival kopi yang menghadirkan sejumlah barista ternama di Kabupaten Garut dan akan dikompetisikan untuk selanjutnya dipromosikan di tingkat nasional dan juga internasional.
"Akan ada 'tenant' khusus untuk kopi-kopi kebanggaan Kabupaten Garut yang kami akan mempresentasikan, dan menyuguhkan untuk kepentingan dan juga promosi di tingkat nasional dan juga global," katanya.
Ia berharap penyelenggaraan G-Festival bisa menjadi salah satu pemicu percepatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Garut yang akhirnya bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.
"Ini menjadi salah satu upaya menguatkan sinergi kolaborasi multi 'stakeholders', baik itu pemerintah, kemudian dunia usaha, masyarakat, dan tentu saja berbagai kalangan yang dapat terlibat dan dapat berpartisipasi," kata Ridwan.
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2022