Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan dirinya dan keluarga positif terinfeksi COVID-19.

“Anggota Komisi X DPR, saya mohon maaf sebesar-besarnya karena tidak bisa hadir secara fisik, karena walaupun sudah bertahun-tahun menghindari COVID-19. Akhirnya saya terkejar juga oleh COVID-19, saya bersama keluarga positif COVID-19,” ujar Nadiem dalam telekonferensi saat Rapat Kerja (Raker) Komisi X DPR yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Dia mengucapkan terima kasih pada Komisi X DPR yang memberi kelonggaran pada dirinya untuk hadir secara virtual.

“Terima kasih masih bisa melanjutkan paparan pada hari ini,” imbuh dia.
 

Dalam raker tersebut, Nadiem memaparkan usulan terkait alokasi anggaran Kemendikbudristek pada 2023.

Nadiem mengusulkan anggaran tambahan kepada DPR sebesar Rp10,15 triliun untuk Program KIP Kuliah, PIP SD, SMP, SMA, revitalisasi Candi Muaro Jambi, Museum Nasional, Vokasi, Program Sekolah Penggerak, Guru Penggerak dan lainnya.

Dalam raker yang dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian itu, Nadiem beberapa kali batuk-batuk.


Sementara itu Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Jawa Barat menyampaikan terus intens menangani kasus COVID-19 yang dirawat maupun isolasi mandiri yang saat ini tercatat sebanyak 48 orang maupun terus menelusuri penularannya dengan melakukan tes usap secara acak.

"Pada hari ini, tim Sub Devisi Pencegahan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melakukan pengambilan sampel testing swab RT PCR dan rapid tes antigen sebanyak 821 orang," kata Humas Satgas Penanganan COVID-19 Garut Yeni Yunita melalui siaran pers di Garut, Sabtu.

Ia menyampaikan jajaran Satgas Penanganan COVID-19 Garut terus melakukan berbagai upaya dalam menanggulangi wabah COVID-19 mulai dari memeriksa kesehatan masyarakat untuk mendeteksi penularannya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga siap menangani masyarakat yang terkonfirmasi positif COVID-19 untuk menjalani perawatan medis apabila bergejala, dan isolasi mandiri jika bergejala ringan.

Tercatat kasus aktif COVID-19 yang mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, kata Yeni, sebanyak 12 orang, kemudian yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 36 orang.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dan keluarga positif COVID-19

Pewarta: Indriani

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2022