Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, bersama TNI dan Polri mendirikan 20 pos pengamanan di berbagai titik untuk memastikan kondusifitas pada Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022.
 
Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan langkah strategis itu diterapkan guna mencegah terjadinya peningkatan kasus COVID-19 karena pada libur akhir tahun rawan terjadi kerumunan masyarakat.

Baca juga: Pemkot Bandung siap naikkan PPKM ke level 3 saat akhir tahun

"Kalau dari TNI-Polri akan melibatkan 2.608 personel dan TNI-Polri sudah melakukan gelar pasukan," kata Yana di Bandung, Jumat.

Dia menjelaskan beberapa pos tersebut, di antaranya 16 pos pengamanan dan empat pos pelayanan masyarakat yang akan ditempatkan di Terminal Leuwi Panjang, Terminal Cicaheum, Stasiun Kiaracondong, dan Stasiun Bandung.
 
Selain personel TNI-Polri, menurutnya, di setiap pos akan ditempatkan personel Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB), dan tenaga kesehatan.

"Untuk di pos pengamanan melibatkan berbagai unsur termasuk Damkar dan tenaga kesehatan, kita siapkan pula vaksinasi dan tes acak karena khawatir terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan, jadi bisa kita tangani secepat mungkin," katanya.
 
Sesuai Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 114 Tahun 2021, Yana meminta seluruh pusat perbelanjaan, mal, pertokoan, kafe, restoran, dan tempat ibadah memaksimalkan penerapan aplikasi PeduliLindungi.
 
"Tidak ada penyekatan sehingga ikhtiar kita memproteksi diri dengan berbagai pengawasan. Salah satunya penggunaan aplikasi PeduliLindungi di berbagai tempat umum," kata dia.

Baca juga: Perayaan Natal di Kota Bandung dipastikan sesuai protokol kesehatan

Baca juga: Wali Kota Bandung minta gereja batasi jemaat Natal 30 persen dari kapasitas

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021