Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Kabupaten Garut, Jawa Barat membangun aliran air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Sukawening dan Karangtengah.

"Banjir bandang yang terjadi di Sukawening oleh PDAM sudah digelontorkan pipa air sepanjang dua kilometer," kata Bupati Garut Rudy Gunawan di Garut, Senin.

Baca juga: Pipa PDAM di Garut keropos menyebabkan pendistribusian air terhambat

Ia menuturkan pemerintah daerah terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama daerah yang terdampak banjir bandang di Kecamatan Sukawening dan Karangtengah.

Pemerintah daerah setempat memastikan air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat selalu tersedia untuk keperluan sehari-hari.

"Air sudah ada, kita lakukan terus suplai air sebagai kebutuhan dasar," katanya.
Pemerintah daerah setempat juga sudah menyalurkan bantuan uang sebesar Rp1 juta per rumah untuk biaya membersihkan lingkungan rumahnya yang tergenang banjir.

Baca juga: Pemkab Garut salurkan bantuan Rp 1 juta per rumah yang terendam banjir

Pemerintah daerah juga akan menyiapkan dana sebesar Rp50 juta untuk warga yang rumahnya terbawa banjir bandang, begitu juga terkait dengan kerugian dialami petani akan diberi bantuan Rp5 juta per hektare tanah.

"Untuk sawah yang rusak hitungannya adalah satu hektare Rp5 juta, nanti sedang dilakukan pendataan oleh dinas teknis masing-masing," katanya.

Ia menambahkan pemerintah daerah tidak memperpanjang masa tanggap darurat banjir bandang, meski begitu pemerintah tetap memberikan perhatian untuk warga maupun insfrastruktur yang rusak akibat diterjang banjir.

"Sekarang ini kita tidak memperpanjang tanggap darurat," katanya.

Banjir bandang akibat luapan sungai menerjang pemukiman rumah penduduk di Kecamatan Sukawening dan Karangtengah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun terjadi kerusakan jembatan dan rumah warga.

Baca juga: Pemkab Garut menyiapkan lokasi lumbung sosial untuk penanganan korban banjir bandang

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021